
Mentan Amran minta pemda untuk dorong hilirisasi komoditas pertanian lokal

Batam (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta pemerintah daerah terutama kabupaten/kota untuk mendorong hilirisasi komoditas pertanian lokal, khususnya kelapa, kacang mete dan kakao, guna meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani.
Menurut Amran, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung program hilirisasi di daerah.
“Sekarang ada program hilirisasi. Kami siapkan anggaran Rp40 triliun. Anggaran ini untuk bupati. Bupati itu terdepan, mereka yang menentukan,” kata Mentan Amran Sulaiman di Batam, Senin.
Hal itu disampaikan saat membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang digelar di Batam.
Amran mencontohkan keberhasilan hilirisasi kelapa di Maluku Utara yang mampu meningkatkan nilai ekonomi secara signifikan.
“Kita produsen kelapa terbesar dunia. Selama ini ekspor kelapa nilainya sekitar Rp24 triliun, itu pun masih dalam bentuk gelondongan. Kalau diolah, nilainya bisa melonjak jauh,” ujarnya.
Ia memaparkan nilai ekspor yang sebelumnya Rp24 triliun sebelum hilirisasi, dapat melonjak menjadi Rp896 triliun.
Amran juga menjelaskan bahwa sejumlah negara, termasuk China, mulai beralih dari susu sapi ke produk berbasis kelapa seperti coconut milk dan coconut oil (TCO).
Baca juga: Menteri Amran kecam praktik penyelundupan beras yang terjadi di Kepri
“Sekarang China konsumsi coconut milk. Dulu susu sapi, sekarang bergeser ke susu kelapa karena dianggap lebih sehat. Ini peluang besar,” katanya.
Selain kelapa, komoditas lain seperti kakao, kacang mete, dan gambir juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui hilirisasi.
“Kita lakukan hilirisasi untuk meningkatkan pendapatan petani, terutama sektor dengan value tinggi di dunia. Kelapa, kakao, mete dan seterusnya,” ujar Amran.
Dalam forum Apkasi tersebut, Amran mendorong para bupati, wali kota dan para pemimpin daerah untuk aktif mengusulkan program hilirisasi yang benar-benar siap dijalankan di daerah masing-masing.
“Yang butuh, silakan diusulkan ke kami para bupati dan wali kota. Tapi betul-betul ditanam dan dijalankan. Nanti pemimpinnya di kabupaten/kota, bukan di pusat,” kata dia.
“Ayo kita kawal Indonesia menjadi Indonesia Emas. Bapak-Ibu adalah orang-orang hebat, dan kehebatan itu sudah dibuktikan,” tutupnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mentan Amran mintapemda dorong hilirisasi komoditas pertanian lokal
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
