Pelaku bom Maraton Boston batal dapat hukuman mati
Tamerlan Tsarnaev (kiri), 26 tahun, terlihat dalam foto tahun 2010 di Lowell, Massachusetts, dan adiknya Dzhokhar Tsarnaev (kanan), 19 tahun, dalam foto yang dirilis FBI. Keduanya menjadi tersangka pengeboman Maraton Boston pada Senin (15/4/2013). Tamerlan Tsarnaev ditembak mati oleh polisi pada Jumat (19/4/2013). ANTARA/REUTERS/The Sun of Lowell, MA/FBI/Handout/TM)
Pengadilan Banding Sirkuit Pertama Amerika Serikat di Boston mendukung sebagian besar hukuman bagi Tsarnaev, namun pihaknya memerintahkan hakim pengadilan lebih rendah mengelar sidang baru secara ketat untuk menentukan vonis apa yang seharusnya diterima oleh Tsarnaev atas kejahatan, yang memenuhi syarat hukuman mati, yang dijatuhkan kepadanya.
Juru bicara Kejaksaan AS Andrew Lelling mengatakan kantornya sedang meninjau keputusan tersebut dan akan memberikan lebih banyak pernyataan "dalam beberapa hari dan pekan mendatang". Pengacara Tsarnaev belum mengomentari putusan tersebut.
Tsarnaev bersama kakaknya Tamerlan memicu kepanikan lima hari di Boston pada 15 April 2013, ketika dua bersaudara itu meledakkan dua bom rakitan panci presto di garis finis maraton dan kemudian berupaya kabur dari kota tersebut.
Sumber: Reuters
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri kejar pelaku penyebar hoaks bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim
25 December 2025 10:12 WIB
20 orang tewas, puluhan lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri Damaskus
23 June 2025 16:00 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB