Komisi II DPR RI minta polisi segera proses pemukulan Panwascam Batam
Senin, 30 November 2020 19:02 WIB
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung. (ANTARA/Naim)
Batam (ANTARA) - Komisi II DPR RI meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus pemukulan terhadap Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Batam Kota, Kota Batam yang dilakukan sejumlah orang tidak bertanggung jawab dalam kegiatan kampanye Pilkada 2020.
"Ada kejadian di Batam, seorang pengawas yang dipukuli. Bawaslu sudah lapor ke polisi. Kami meminta polisi segera proses," kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, di Batam, Senin.
Kasus pemukulan terhadap pengawas pilkada tidak hanya terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau, tetapi juga di berbagai daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah.
"Secara nasional, Bawaslu melaporkan 37 kasus di seluruh Indonesia, salah satunya di Batam," kata dia.
Dia meminta aparat kepolisian menindaklanjuti dan mencari tahu, siapa yang melakukan kekerasan terhadap pengawas pilkada di Batam.
"Agar menimbulkan efek jera dan tidak ada kasus di tempat lain," kata dia pula.
Anggota Bawaslu Kepulauan Riau Said Abdullah Dahlawi menyatakan telah melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Namun, hingga saat ini masih belum diketahui pelaku pemukulan.
Pemukulan terhadap Ketua Panwascam Batam Kota itu terjadi pada Kamis (12/11), saat Ketua Panwascam melakukan dokumentasi kegiatan kampanye yang dinilai melanggar protokol kesehatan.
Sebelumnya, anggota Panwascam Batam Kota telah meminta agar kegiatan tari-tarian dalam kampanye pertemuan tertutup tatap muka ditiadakan, demi mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
Namun, penyelenggara tetap bersikeras melaksanakannya.
"Ketua Panwascam melakukan dokumentasi, sebagai prosedur baku pengawasan sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Said.
"Ada kejadian di Batam, seorang pengawas yang dipukuli. Bawaslu sudah lapor ke polisi. Kami meminta polisi segera proses," kata Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, di Batam, Senin.
Kasus pemukulan terhadap pengawas pilkada tidak hanya terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau, tetapi juga di berbagai daerah yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah.
"Secara nasional, Bawaslu melaporkan 37 kasus di seluruh Indonesia, salah satunya di Batam," kata dia.
Dia meminta aparat kepolisian menindaklanjuti dan mencari tahu, siapa yang melakukan kekerasan terhadap pengawas pilkada di Batam.
"Agar menimbulkan efek jera dan tidak ada kasus di tempat lain," kata dia pula.
Anggota Bawaslu Kepulauan Riau Said Abdullah Dahlawi menyatakan telah melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Namun, hingga saat ini masih belum diketahui pelaku pemukulan.
Pemukulan terhadap Ketua Panwascam Batam Kota itu terjadi pada Kamis (12/11), saat Ketua Panwascam melakukan dokumentasi kegiatan kampanye yang dinilai melanggar protokol kesehatan.
Sebelumnya, anggota Panwascam Batam Kota telah meminta agar kegiatan tari-tarian dalam kampanye pertemuan tertutup tatap muka ditiadakan, demi mematuhi protokol kesehatan COVID-19.
Namun, penyelenggara tetap bersikeras melaksanakannya.
"Ketua Panwascam melakukan dokumentasi, sebagai prosedur baku pengawasan sesuai dengan ketentuan yang ada," kata Said.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kompolnas apresiasi Kapolres Karimun yang tindak anggota langgar aturan
28 September 2024 7:37 WIB, 2024
Sikap istana terkait dugaan pemukulan saat kunker Presiden di Samarinda
10 September 2024 10:09 WIB, 2024
Pemprov Kepri beri penjelasan soal dugaan guru pukul murid di Tanjungpinang
18 October 2023 18:16 WIB, 2023
Gerindra bentuk tim investigasi dugaan pemukulan kader PDI Perjuangan
09 September 2023 19:14 WIB, 2023
Bea Cukai Tanjungpinang meminta maaf atas insiden pemukulan sopir truk
30 November 2022 15:10 WIB, 2022
Polisi tindaklanjuti kasus perawat yang dianiaya keluarga pasien COVID-19
28 June 2020 9:38 WIB, 2020
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
AS izinkan transaksi pengeboran, ekspor, hingga jual beli minyak Venezuela
30 January 2026 12:23 WIB
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB