Pilkada di Batam berjalan lancar
Rabu, 9 Desember 2020 20:57 WIB
Warga melihat profil calon kepala daerah sebelum memasuki TPS dalam Pilkada Batam 2020, Rabu (9/12). (Naim)
Batam (ANTARA) - Wakapolresta Barelang AKBP Junoto menilai pelaksanaan Pilkada di Kota Batam Kepulauan Riau nisbi berjalan aman dan lancar.
"Pengamanan Pilkada, alhamdulillah sudah kita persiapkan dengan TNI, sampai saat ini masih aman, berkat dukungan semua, FKPD, masyarakat serta instansi terkait," kata Wakapolresta Barelang usai meninjau pelaksanaan Pilkada di sejumlah tempat pemungutan suara di Batam, Rabu.
Polri menurunkan 735 personel untuk pengamanan di seluruh TPS yang ada di kota kepulauan itu.
Ia mengatakan terdapat 13 TPS yang dinilai rawan. Namun, bukan karena tingkat keamanannya, melainkan karena lokasi geografis-nya yang jauh.
"Ada kriteria sangat rawan, tapi bukan karena situasi, melainkan karena di pulau. Ada 13 di pulau terluar," ucap dia.
TPS yang dinilai rawan itu, antara lain berada di Kecamatan Belakangpadang dan Batuaji. Untuk pengamanan di TPS rawan, aparat kepolisian menggunakan pola pengamanan 1-2-2, atau setiap satu TPS dijaga dua orang anggota Polri dan dua orang anggota Linmas.
Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga menyatakan pelaksanaan Pilkada sejauh ini nisbi berlangsung aman.
Namun memang, sejumlah TPS nampak sepi, karena petugas membagi waktu pencoblosan demi menghindari keramaian.
"Kami harap tingkat partisipasi bisa di atas 70 hingga 80 persen," kata Rudi.
"Pengamanan Pilkada, alhamdulillah sudah kita persiapkan dengan TNI, sampai saat ini masih aman, berkat dukungan semua, FKPD, masyarakat serta instansi terkait," kata Wakapolresta Barelang usai meninjau pelaksanaan Pilkada di sejumlah tempat pemungutan suara di Batam, Rabu.
Polri menurunkan 735 personel untuk pengamanan di seluruh TPS yang ada di kota kepulauan itu.
Ia mengatakan terdapat 13 TPS yang dinilai rawan. Namun, bukan karena tingkat keamanannya, melainkan karena lokasi geografis-nya yang jauh.
"Ada kriteria sangat rawan, tapi bukan karena situasi, melainkan karena di pulau. Ada 13 di pulau terluar," ucap dia.
TPS yang dinilai rawan itu, antara lain berada di Kecamatan Belakangpadang dan Batuaji. Untuk pengamanan di TPS rawan, aparat kepolisian menggunakan pola pengamanan 1-2-2, atau setiap satu TPS dijaga dua orang anggota Polri dan dua orang anggota Linmas.
Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga menyatakan pelaksanaan Pilkada sejauh ini nisbi berlangsung aman.
Namun memang, sejumlah TPS nampak sepi, karena petugas membagi waktu pencoblosan demi menghindari keramaian.
"Kami harap tingkat partisipasi bisa di atas 70 hingga 80 persen," kata Rudi.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri hadirkan pangan murah melalui gerakan pangan murah serentak 2026
13 February 2026 15:19 WIB
DKI Jakarta adakan aksi padamkan listrik serentak selama sejam pada 26 April 2025
24 April 2025 12:23 WIB
KPU Kepri nilai sinergi antar pemangku kepentingan sukseskan Pilkada Serentak
25 February 2025 19:47 WIB, 2025
Dedi Mulyadi rekrut Susi Pudjiastuti sebagai konsultan Pemprov Jabar
20 February 2025 15:15 WIB, 2025
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Krisis minyak, Pemerintah Filipina akan bahas pengiriman minyak lewat Selat Hormuz dengan Iran
01 April 2026 16:32 WIB
Tiga prajurit TNI gugur, RI tuntut PBB selidiki serangan Israel di Lebanon Selatan
01 April 2026 8:32 WIB