
Wagub sebut gerakan pangan murah serentak stabilkan harga di Kepri

Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri) Nyanyang Haris Pratamura mengatakan pelaksanaan gerakan pangan murah (GPM) serentak yang digagas LPP TVRI di daerah itu menjadi salah satu strategi alternatif untuk menstabilkan harga pangan.
"Terutama dalam menghadapi fluktuasi harga yang kerap terjadi menjelang momen-momen besar nasional," kata Wagub saat meninjau GPM di depan salah satu pusat perbelanjaan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu.
Nyanyang mengapresiasi pelaksanaan GPM karena menghadirkan langsung berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menekan inflasi dari sektor pangan. GPM juga sebagai bentuk komitmen mendukung ketahanan pangan di daerah.
Wagub pun menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Ia mengatakan krisis pangan dan inflasi kini menjadi tantangan utama bagi berbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi inflasi yang meningkat saat ini menuntut komitmen nyata dari semua pihak.
“Kita perlu bahu-membahu, pusat dan daerah untuk memastikan pengendalian inflasi berjalan dengan efektif,” katanya.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha TVRI Kepri Mohammad Ramli Kelwarany mengatakan GPM serentak itu bentuk sinergi nasional yang dilaksanakan secara simultan di 32 kota/kabupaten, sebagai bukti komitmen TVRI mendukung program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan.
“Ini bukan hanya perayaan ulang tahun TVRI, tapi bukti nyata kami hadir untuk rakyat. TVRI tidak hanya menyuguhkan tayangan, tapi ikut serta dalam solusi nyata seperti GPM,” kata Ramli.
Ramli mengatakan melalui GPM tersebut masyarakat tidak hanya mendapatkan harga pangan yang lebih murah, melainkan memiliki kesempatan berinteraksi langsung dengan produsen lokal, serta memahami rantai pasok pangan dan mendukung UMKM Kepri.
Berbagai bahan pangan ditawarkan di lokasi GPM dengan harga di bawah pasaran, seperti beras dari Bulog, minyak goreng, telur ayam, sayur mayur, hingga produk olahan lokal yang berasal dari para petani dan pelaku usaha Kepri.
Kegiatan GPM turut diramaikan dengan berbagai aktivitas pendukung seperti senam bersama, lomba mewarnai anak-anak dan hiburan musik.
"Tujuannya adalah menciptakan suasana yang meriah dan menyenangkan, agar masyarakat lebih antusias mengikuti kegiatan pangan murah ini," ujar Ramli.
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
