Perempuan Indonesia diajak jadi pemicu perubahan

id sembang virtual antara, hari kartini batam, peringatan hari kartini

Perempuan Indonesia  diajak jadi pemicu perubahan

Webinar memperingati Hari Kartini yang digelar LKBN Antara Biro Kepri, Rabu.

Batam (ANTARA) - Perempuan diajak menjadi pemicu perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik karena perempuan memiliki banyak keindahan dan kelebihan yang menyeimbangkan kemampuan lelaki demi kemajuan bersama.

"Saya mengajak perempuan Indonesia, mari kita menjadi pemicu perubahan, karena perempuan dengan segala keindahannya, dengan segala kelebihannya akan menyeimbangkan kelebihan lelaki untuk kemajuan bersama," kata Direktur Keuangan, MSDM dan Umum Perum LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi dalam sembang virtual memperingati Hari Kartini 2021 yang digelar LKBN ANTARA Biro Kepri, Rabu.

Ia mengatakan, pada tiga hingga lima tahun ke depan, banyak pekerjaan yang berkurang karena tergantikan oleh teknologi.

Namun, seiring dengan itu pekerjaan baru juga banyak bertambah. Karenanya perempuan harus terus belajar menyesuaikan diri agar memiliki daya saing tinggi. 

Sebagai ibu, kata Nina, perempuan harus belajar terlebih dulu, agar bisa membantu generasi selanjutnya untuk memahami ilmu-ilmu baru.

"Semangat terus, mari menjadi pemicu perubahan untuk perubahan Indonesia. Selamat Hari Kartini," kata Nina.

Masih dalam webinar yang sama, perempuan pengusaha, Founder and President Director PT Pelayaran Kencana Global Lisa Yulia juga menyemangati perempuan Indonesia untuk menjadi agen perubahan.

"Perempuan harus jadi agen perubahan untuk meningkatkan ekonomi di kota sendiri," kata Lisa.

Perempuan, kata dia, memiliki daya saing tinggi, yang tidak kalah dari lelaki. Karenanya para perempuan harus menanamkan pemikiran sendiri, bahwa bisa menaklukkan mimpi.

"'Set up your goal, achieve your dream' (tentukan tujuanmu, raih mimpimu)," kata dia.

Penulis dan Founder Elang Tempur Kirana Kejora menyatakan perempuan perempuan musti berani memiliki kemauan dan niat, agar bisa menaklukkan mimpi.
 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar