TP PKK Kepri luncurkan gerakan peduli penekanan penyebaran COVID-19

id Gerakan tekan covid-19

TP PKK Kepri luncurkan gerakan peduli penekanan penyebaran COVID-19

Ketua TPP PKK Kepri Dewi Kumalasari usai memimpin rapat koordinasi bersama dengan pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Kepri dari Gedung Daerah,Tanjungpinang, Jum'at (4/6) (Foto/Humas Pemprov Kepri)

Tanjungpinang (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar meluncurkan program Gerakan Peduli Penekanan Penyebaran COVID-19 atau disingkat GP3C19.

Gerakan ini merupakan gebrakan yang diinisiasi langsung Dewi atas keprihatinannya dan peran sertanya sebagai Ketua TP PKK tingkat provinsi imbas melonjaknya kasus aktif COVID-19 di daerah tersebut.

"PKK harus turut serta dalam upaya penekanan angka COVID-19, maka saya dan teman-teman ingin memberikan kontribusi kami melalui pencanangan gerakan ini," kata Dewi Kumalasari usai memimpin rapat koordinasi bersama dengan pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se-Kepri dari Gedung Daerah,Tanjungpinang, Jum'at (4/6.

Dewi menjelaskan tujuan dari GP3C19 ini adalah membantu pemerintah dalam pemberantasan COVID-19.

Menurutnya pemberantasan COVID-19 seharusnya dimulai dari lingkaran masyarakat terkecil yaitu lingkungan keluarga dan rumah tangga. Maka itu, PKK yang memiliki kemampuan dalam pemberdayaan keluarga memberikan bantuan sumber daya mereka.

"PKK sebagai mitra dari pemerintah sudah sepatutnya turut membantu apa yang menjadi perhatian dari pemerintah saat ini, kader PKK harus tanggap dan peka terhadap isu-isu aktual di masyarakat," ujarnya

Program GP3C19 ini melibatkan seluruh pengurus TP PKK di tingkat Kabupaten/Kota. TP PKK Provinsi akan menggelar lomba-lomba yang dipertandingkan antar TP PKK Kabupaten/Kota, di mana setiap lomba tersebut berisikan dengan penerapan upaya-upaya penekanan COVID-19 di tiap daerah.

Adapun lomba-lomba yang diadakan sejalan dengan GP3C19 ini adalah, Lomba Peran Kader dalam Penekanan Penyebaran COVID-19, Lomba Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan Lomba IVA Test.

Salah satu contoh dari lomba tersebut, katanya, Lomba Penyuluhan PHBS yang memiliki tujuan memperkuat peran Kader PKK dalam pembinaan PHBS di tengah masyarakat mencakup sepuluh indikator PHBS dan isu lainnya.

"Seperti yang telah kita ketahui bahwa kunci penekanan COVID-19 ini ada pada penerapan protokol kesehatan yang ketat, nanti kita gerakkan kader kita turun ke masyarakat menggencarkan lagi pola hidup sehat," ungkap Dewi.

Lanjut dia, dalam pencanangan GP3C19 ini pun TP PKK Provinsi Kepri sudah menggandeng beberapa instansi daerah selayaknya mitra kerja mereka untuk bersama-sama mensukseskan gerakan peduli penekanan COVID-19 ini, antara lain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Biro Humas dan Protokol, termasuk dari Kanwil Kementerian Agama Kepri.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri itu pun berharap melalui pencanangan program ini maka TP PKK dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gaya hidup sehat dan mampu memberikan peran yang berarti bagi TP PKK di tengah-tengah masyarakat sehingga keberadaan TP PKK selalu dirasakan manfaatnya.

"Dapat dikatakan bahwa Kader PKK merupakan perintis dan pejuang daripada untuk dapat kita semua hidup sehat. Sehingga, wujud dari hidup sehat adalah kesejahteraan karena dengan hidup sehat kita dapat beraktivitas kembali," kata Dewi.

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar