Jumlah pasien COVID-19 di Kepri tembus 20 ribu orang

id Satgas, jumlah pasien COVID 19,di Kepri, tembus 20 ribu orang

Jumlah pasien COVID-19 di Kepri tembus 20 ribu orang

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah. ANTARA/Nikolas Panama

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau menyatakan jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang sudah tembus 20 ribu orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Minggu mengatakan jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 194 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi menjadi 20.346 orang.

Penambahan pasien baru terjadi Batam 64 orang, Tanjungpinang 34 orang, Bintan 27 orang, Karimun 44 orang, Anambas dua orang, Lingga enam orang dan Natuna 17 orang.

Total jumlah pasien COVID-19 di Batam 10.895 orang, Tanjungpinang 3.766 orang, Bintan 1.905 orang, Karimun 1.860 orang, Anambas 881 orang, Natuna 625 orang, dan Lingga 414 orang.

Warga yang sembuh dari COVID-19 di Kepri mencapai 183 orang sehingga menjadi 17.467 orang. Mereka tersebar di Batam 60 orang, Tanjungpinang 17 orang, Bintan 10 orang, Karimun 64 orang, Anambas 24 orang, Lingga tujuh orang, dan Natuna satu orang.

Total jumlah pasien yang sembuh di Batam mencapai 9.547 orang, Tanjungpinang 3.272 orang, Bintan 1.531 orang, Karimun 1.543 orang, Anambas 799 orang, Lingga 371 orang, dan Natuna 404 orang.

Sebanyak tiga orang warga Kepri meninggal dunia sehinggga menjadi 437 orang. Mereka tersebar di Batam 222 Tanjungpinang 99 orang, Bintan 38 orang, Karimun 41 orang, Anambas 18 orang, Lingga 10 orang, dan Natuna sembilan orang.

Kasus aktif COVID-19 di Kepri mencapai 2.442 orang, tersebar di Batam 1.126 orang, Tanjungpinang 395 orang, Bintan 336 orang, Karimun 276 orang, Kepulauan Anambas 64 orang, Lingga 33 orang, dan Natuna 212 orang.

"Kami imbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan saat beraktivitas," katanya.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar