Logo Header Antaranews Kepri

Rupiah sentuh Rp17.728 per dolar AS

Selasa, 19 Mei 2026 11:31 WIB
Image Print
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada Selasa per 11.02 WIB bergerak melemah 60 poin atau 0,34 persen menjadi Rp17.728 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.668 per dolar AS.

Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra menilai pelemahan rupiah dipicu dampak dari konflik Timur Tengah hingga inflasi AS.

Baca juga: Harga emas Antam hari ini naik

“Ini masih euforia konflik Timur Tengah yang merembet kemana-mana seperti kenaikan harga minyak mentah dan inflasi,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Kenaikan ekspektasi inflasi AS ini meningkatkan tingkat imbal hasil atau yield obligasi AS. Tercatat, yield obligasi pemerintah AS untuk tenor 2 tahun di 4,105 persen, 10 tahun di 4,631 persen, dan 30 tahun di 5,159 persen. Peningkatan ini menjadi level tertinggi baru untuk tahun 2026.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah sentuh Rp17.728 per dolar AS, dipicu dampak konflik Timteng



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026