
Peran masyarakat Kepri jaga hubungan Ansar-Marlin

Tanjungpinang (ANTARA) - Pengamat politik, Endri Sanopaka, berpendapat masyarakat memiliki peran yang strategi dalam menjaga hubungan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Marlin Agustina, yang diisukan retak selama beberapa bulan terakhir.
"Masyarakat semestinya ikut menjaga hubungan Ansar-Marlin tetap harmonis," kata Endri, di Tanjungpinang, Kamis.
Endri tidak menampik hubungan Ansar-Marlin tidak selalu harmonis. Namun konflik yang terbangun tidak selalu membuat kondisi pemerintahan buruk, melainkan justru sebaliknya.
Ia menyontohkan, hubungan Ansar-Marlin yang dikabarkan retak saat penetapan Penjabat Sekda Kepri. Namun seusai Lamidi ditetapkan sebagai Penjabat Sekda Kepri, hubungan Ansar-Marlin berjalan dengan baik.
Dalam positif lainnya ketika Ansar-Marlin dikabarkan sedang berkonflik antara lain masing-masing saling mengevaluasi diri, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan kinerja sebagai pemimpin daerah.
"Itu fakta bahwa di balik isu konflik itu, ternyata hubungan mereka baik-baik saja, pemerintahan tetap berjalan. Masyarakat bisa menjadi alat untuk mengevaluasi kinerja mereka (Ansar-Marlin)," ujarnya.
Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif terkait hubungan Ansar-Marlin. Seluruh elemen masyarakat justru harus bersepakat untuk menjaga Kepri agar tetap kondusif, memberi masukkan yang produktif kepada pemerintah, dan mengawasi proses pembangunan.
Masyarakat juga harus mulai ikut mengawal program pemerintahan agar visi dan misi kepala daerah tercapai dalam lima tahun.
"Jangan pula sampai terkotak-kotak akibat isu konflik itu. Justru harus bersatu, karena ini saatnya kita bersama pemerintah membangun Kepri," katanya.
Sebelumnya, di tempat terpisah, Ansar maupun Marlin menegaskan bahwa hubungan mereka tetap harmonis.
"Kami tidak jalan bersama-sama bukan berarti sedang marahan, tetapi bagi-bagi tugas supaya cepat terlaksana program pemerintahan," ucap Ansar.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
