Logo Header Antaranews Kepri

Presiden ACT Ibnu Khajar tolak berikan tanggapan usai diperiksa polisi

Rabu, 13 Juli 2022 06:14 WIB
Image Print
Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar berjalan menghindari wartawan usai keluar dari Gedung Bareskrim Polri usai menjalani pemeriksaan, Selasa (12-7-2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

Jakarta (ANTARA) - Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar menolak memberikan tanggapan terkait isi pemeriksaannya oleh aparat kepolisian karena mengaku lelah.

Ibnu Khajar keluar dari Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa sekitar pukul 22.20 WIB, didampingi oleh tim pengacaranya.

Saat wartawan menghampirinya, Ibnu Khajar berusaha menghindar. Dia meminta diberi ruang agar bisa beristirahat setelah pemeriksaan.

"Saya lelah, saya butuh istirahat," ujar Ibnu Khajar yang mencoba menghindar dari kejaran wartawan.

Dikatakan pula bahwa besok masih akan diperiksa lagi oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terkait dengan dugaan penyelewengan dana sosial/CSR ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610.

"Besok diperiksa lagi. Akan tetapi, enggak tahu jam berapa," kata Ibnu.

Sementara itu, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipdeksus) Bareskrim Polri telah meningkatkan status perkara dugaan penyelewengan dana CSR ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 ke tahap penyidikan.

Peningkatan status ini setelah penyidik melakukan gelar perkara dan menemukan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana penyelewengan dana CSR korban kecelakaan pesawat itu.

Penyidik mengusut dugaan pelanggaran Pasal 372 juncto 372 KUHP dan/atau Pasal 45A ayat (1) jo. Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) jo. Pasal 5 UU Nomor 28 Tahun 2004 tentang Yayasan dan/atau Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Diperiksa terus-menerus Presiden ACT Ibnu Khajar mengaku lelah



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026