
China berlakukan lockdown, 80.000 turis terjebak di Sanya

Jakarta (ANTARA) - Lebih dari 80.000 turis terjebak di Sanya, sebuah kota resor pesisir di Provinsi Hainan, China akibat penerapan lockdown setelah komisi kesehatan setempat mengkonfirmasi 801 kasus COVID-19.
Satuan tugas dibentuk untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh lebih dari 80.000 turis yang terjebak di kota itu, seperti pengembalian uang perjalanan. Kota juga telah memerintahkan hotel untuk menawarkan diskon 50 persen untuk tamu yang terdampar, sebagaimana dilaporkan Xinhua, Senin waktu setempat.
Petugas medis bekerja sepanjang waktu di lokasi pengujian asam nukleat di seluruh kota. Wei Dixia, kepala perawat di Rumah Sakit Rakyat Sanya, mengatakan tempat tes COVID-19 di rumah sakitnya buka 24 jam sehari dan mengambil sampel sekitar 4.000 orang per hari.
Sebanyak 33 hotel dengan lebih dari 6.900 kamar telah ditetapkan sebagai tempat isolasi untuk kontak dekat dan sub-dekat kasus COVID-19, menurut Ji Duanrong, sekretaris jenderal Pemerintah Kota Sanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 80.000 turis terjebak di Sanya China karena "lockdown"
Pewarta : Suryanto
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
