Logo Header Antaranews Kepri

1.160 pelaku UMK telah terima program LBPH

Sabtu, 20 Agustus 2022 14:58 WIB
Image Print
Perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM, Mastercard, Bank Commonwealth, dan Mercy Corps saat meresmikan Hari Ulang Tahun program MicroMentor Indonesia (MMI) ketiga di Jakarta, Jumat (19/8/2022). ANTARA/KemenkopUKM

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koperasi dan UKM mencatat sebanyak 1.160 Pelaku Usaha Mikro Kecil (PUMK) atau sekitar 52 persen dari PUMK elah menerima program Layanan Bantuan dan Pendampingan Hukum (LBPH).

“Selain itu, pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sudah terealisasi sebesar 100 persen atau sebanyak 7.500 UMKM,” kata Staf Ahli Menteri Bidang Produktivitas dan Daya Saing Kemenkop Yulis saat memberikan sambutan dalam HUT program MicroMentor Indonesia (MMI) ketiga di Jakarta Sabtu.

Program MMI merupakan hasil kolaborasi Kemenkop dengan Mastercard, Bank Commonwealth, dan Mercy Corps dalam rangka mendorong UMKM naik kelas.

Sinergi dengan MMI dilakukan untuk meningkatkan literasi transformasi digital dan membangun ekosistem pendampingan bisnis serta melindungi UMKM dengan keamanan siber.

“Kolaborasi antara Kemenkop dengan MMI telah berhasil menciptakan dua program unggulan, yakni akselerasi digital pendamping UMKM (SIGAP UMKM) dan Garda Transformasi Usaha Mikro (Garda Transfumi) yang telah menjangkau lebih dari 60 ribu UMKM dan 20 ribu relawan mentor di Indonesia (sejak MMI diluncurkan 2019),” ujar dia.

Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati mengharapkan melalui kolaborasi dalam program MMI dapat memperluas jangkauan hingga 100 ribu UMKM pada Januari 2023.

“Untuk mencapai target tersebut, literasi keuangan tidak cukup, sehingga perlu pendampingan dan dikerjakan bersama-sama dengan mentor yang ahli,” ungkap Lauren.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Mercy Corps Indonesia Ade Soekadis meyakini layanan MMI memberikan dampak positif kepada UMKM serta perekonomian Indonesia.

MMI akan meningkatkan fitur dan layanan yang tersedia. Melalui sistem pelatihan virtual, Mastercard telah menyediakan akses ke keahlian global dengan rangkaian pembicara ahli dan perangkat keamanan siber untuk UMKM Indonesia dari Global Cyber Alliance yang dapat diakses melalui platform MMI.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkop catat 1.160 dari 2.400 pelaku UMK telah terima program LBPH



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026