
Sembunyi di kubangan lumpur, juru masak selamat dari kekejaman KKB

Manokwari (ANTARA) - Reva (28 tahun) seorang perempuan juru masak yang dikabarkan hilang pascaserangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap 14 pekerja proyek Jalan Trans Papua Barat sudah ditemukan dalam kondisi selamat pada Ahad. Saat terjadi penyerangan pada Kamis (29/9), ia bersembunyi dalam kubangan lumpur.
Ia mengatakan informasi itu berdasarkan laporan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Junov Siregar beserta Dandim 1806/Bintuni Letkol Inf Kadek Abriawan.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan proses evakuasi empat jenazah melalui jalur darat dari Kabupaten Teluk Bintuni ke Kabupaten Manokwari berjalan aman dan terkendali.
Dia mengatakan, untuk proses pemberangkatan empat jenazah ke kampung halaman masing-masing sedang dikoordinasikan antara perwakilan keluarga korban dengan pemerintah daerah setempat.
Selanjutnya Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Manokwari H Abdul Rachman Manganti mengatakan empat jenazah direncanakan diberangkatkan ke kampung halaman masing-masing menggunakan pesawat komersial pada penerbangan Ahad (2/10) pagi.
"Kami telah menerima jenazah empat korban di Manokwari, dan sedang berkoordinasi dengan petugas karantina untuk proses pemberangkatan ke kampung halaman masing-masing pada penerbangan Minggu pagi," ujar Manganti, perwakilan keluarga empat korban.
Kesempatan itu Manganti juga mengimbau kepada keluarga besar Sulawesi Selatan dan kerabat dari salah satu korban asal Manado, Sulawesi Utara agar tetap tenang, memberikan kepercayaan kepada aparat untuk mengejar dan menangkap para pelaku yang tidak berperikemanusiaan itu.
"Atas nama keluarga empat korban, kami mendukung penuh langkah aparat untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku agar dapat diproses hukum setimpal perbuatannya," ujar Ketua KKSS Kabupaten Manokwari itu.
Empat jenazah korban KKB dalam peristiwa penyerangan 14 pekerja jalan Trans Papua Barat, Kamis (29/9), yakni Abbas, Armin, Darmin, dan Yafet.
Jenazah Abbas, Armin, dan Darmin akan diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, sementara jenazah Yafet akan diterbangkan ke Manado, Sulawesi Utara.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Polda Papua Barat: Juru masak ditemukan selamat dari kebiadaban KKB
Pewarta : Hans Arnold Kapisa
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
