
ICWA kutuk serangan Israel tewaskan tiga prajurit TNI

Jakarta (ANTARA) - Indonesian Council on World Affairs (ICWA) mengutuk serangkaian serangan keji Israel pada 29-30 Maret 2026 yang membuat tiga personel penjaga perdamaian TNI dari UNIFIL gugur, dan melukai tiga personel lainnya.
Ketua Dewan Eksekutif ICWA Al Busyra Basnur menyebut Israel menyerang Republik Lebanon yang berdaulat dan Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang bertugas menjaga perdamaian tersebut.
https://www.antaranews.com/berita/5503852/ri-tuntut-pbb-selidiki-serangan-israel-terhadap-prajurit-tni-di-unifil
"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga, teman, dan kolega para penjaga perdamaian yang meninggal dan 3 personil UNIFIL Indonesia lainnya yang mengalami luka parah," kata Al Busyra dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Adapun anggota Pasukan Perdamaian UNIFIL yang gugur adalah, Kapten TNI Inf. Zulmi Aditya Iskandar, lalu Sersan Satu TNI Muhammad Nur Ichwan, dan Praka TNI Farizal Rhomadhon.
Menurutnya tragedi itu hanyalah salah satu dari sejumlah insiden selama ini yang membahayakan keselamatan dan keamanan para penjaga perdamaian PBB.
ICWA sepakat dengan sikap Pemerintah Indonesia mendesak Dewan Keamanan mengadakan pertemuan darurat terkait dengan serangan mematikan yang dilakukan Israel di Lebanon tersebut.
Sementara, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan UNIFIL masih melakukan investigasi mendalam untuk menentukan asal usul proyektil tersebut.
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
