Logo Header Antaranews Kepri

33 anak meninggal dalam tragedi Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 18:55 WIB
Image Print
Sejumlah pemain dan official Arema FC menaburkan bunga di depan patung Singa Tegar kawasan Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022). Tabur bunga dan doa bersama tersebut sebagai bentuk duka cita atas jatuhnya korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat terdapat 33 anak yang menjadi korban meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur.

"Tiga puluh tiga anak meninggal dunia (terdiri atas) delapan anak perempuan dan 25 anak laki-laki, dengan usia antara empat tahun sampai 17 tahun," kata Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA Nahar saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari 125 korban meninggal dunia berdasarkan data yang dirilis Polri.

Sementara untuk jumlah anak yang dirawat di rumah sakit setempat masih terus dikonfirmasi.

"Kami masih terus melengkapi datanya," kata Nahar.

Pihaknya bersama Dinas PPPA Provinsi dan Kabupaten/Kota Malang terus berkoordinasi dan berupaya menyediakan data khusus anak yang menjadi korban, sebagai bahan pihak-pihak terkait melakukan intervensi layanan.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementerian PPPA: 33 anak meninggal dalam tragedi Kanjuruhan



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026