Logo Header Antaranews Kepri

Bupati Karimun Nilai Pelayanan Arus Mudik Maksimal

Senin, 6 September 2010 21:43 WIB
Image Print

Karimun, (ANTARA News) - Bupati Karimun Nurdin Basirun menilai pelayanan arus mudik di pelabuhan internasional dan domestik Tanjung Balai Karimun sudah maksimal bahkan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2009.

''Koordinasi antar-instansi sangat baik. Kami optimistis arus mudik maupun balik berjalan lancar,'' kata Nurdin usai meninjau kesiapan pelayanan arus mudik di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun, Senin 6 September 2010.

Dia mengatakan, suasana pelabuhan juga lebih tertib dibandingkan tahun 2009. Pihak Administrator Pelabuhan telah memperketat pengawasan areal pelabuhan sehingga tidak terjadi desak-desakan di kalangan pemudik.

''Kesiapan armada juga sangat bagus, di mana armada cadangan disiagakan mengatasi penumpukan penumpang,'' katanya.

Menurut dia, Pangkalan Angkatan Laut Karimun juga menyiapkan dua kapal patroli untuk bersiaga mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut.

''Kami juga telah berkoordinasi dengan Badan SAR, Lanal dan Adpel untuk mewaspadai kecelakaan pelayaran,'' katanya.

Nurdin meninjau arus penumpang turun maupun naik penumpang didampingi Kepala Adpel Gajah Rooseno, Kapolres AKBP Imam Santoso, Danlanal Letkol Laut Fauzi, Dandim 0317 Karimun Letkol I Gede Widiyana, Kepala Dinas Perhubungaan Cendra Nawazir dan Kepala Pos SAR Baden Manalu.

Dia juga meninjau arus mudik antarpulau di beberapa pelabuhan rakyat, seperti pelantar (dermaga kayu) kapal jurusan Pulau Moro dan Urung Pulau Kundur.

Selain itu, peninjauan juga dilakukan di pelabuhan penyeberangan Parit Rampak, Kecamatan Meral menuju Buton Riau.

''Keberadaan pelabuhan penyeberangan sangat membantu pelayanan bagi pemudik. Dampak positifnya, konsentrasi penumpang tidak sepenuhnya terjadi di pelabuhan domestik,'' katanya.

Dia mengimbau nakhoda kapal memperhatikan keselamatan penumpang, seperti penyediaan jasa pelampung dan kelaiklautan kapal.

Kepala Adpel Gajah Rooseno mengatakan setiap kapal yang berlayar sudah menjalani perbaikan rutin sehingga terjamin keselamatannya saat berlayar.

''Kami tidak mengizinkan kapal berlayar melebihi kapasitas,'' kata dia.

Menurut dia, arus mudik terus meningkat sejak H-5 dan diperkirakan terus melonjak hingga H-2 Lebaran.

''Kami juga mengimbau kepada para pemudik untuk tidak membeli tiket di atas kapal, karena tidak akan tercatat dalam asuransi kecelakaan laut,'' katanya.(ANT-028/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026