Logo Header Antaranews Kepri

BMKG : Waspada Puncak Pancaroba Oktober

Minggu, 10 Oktober 2010 16:41 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mengimbau warga Tanjungpinang untuk waspada karena puncak musim pancaroba terjadi pada Oktober 2010.

"Saat ini terjadi peralihan cuaca yang sering berubah-ubah, kami harapkan masyarakat mewaspadai itu," kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Sulimin di Tanjungpinang, Minggu, 10 Oktober 2010.

Dia mengatakan, perubahan cuaca saat ini sangat cepat, karena banyaknya terbentuk awan-awan "cummulonimbus" yang menyebabkan angin kencang disertai hujan.

"Termasuk angin puting beliung yang terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB," ujarnya.

Sulimin mengatakan, angin kencang yang melanda sebagian Tanjungpinang dan Kijang, Bintan pada Minggu dini hari berkecepatan rata-rata 22 knot dan diperkirakan di daerah pantai lebih kencang mencapai 28 knot.

"Berdasarkan data yang kami catat, kecepatan angin mencapai rata-rata 22 sampai 28 knot, pada saat cuaca normal kecepatan angin di Tanjungpinang hanya 8 sampai 12 knot," ujarnya.

Walaupun puncak musim pancaroba pada Oktober, tidak menutup kemungkinan menurut dia terjadi pada November 2010.

"Awal Desember sampai Maret akan terjadi angin utara, kemungkinan bahaya puting beliung sudah berkurang," katanya.

Angin puting beliung yang melanda sebagian Kota Tanjungpinang mengakibatkan sebagian atap rumah warga di Senggarang berterbangan, pohon tumbang. Sementara di Kijang, Bintan dua tiang listrik patah yang menyebabkan aliran listrik di Kijang padam sampai berita ini diturunkan.

Kerugian sementara di Kota Tanjungpinang diperkirakan sebesar Rp120 juta. (ANT-029/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026