BPBD Natuna imbau warga waspada angin kencang

id Bencana,BPBD,Natuna,Tower tumbang,Kepri

BPBD Natuna imbau warga waspada angin kencang

Kapal nelayan di Natuna, Kepri diamankan ke darat untuk mencegah kerusakan akibat gelombang tinggi. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda wilayah perbatasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga gangguan aktivitas pelayaran dan nelayan.

Ia menyebutkan angin kencang yang terjadi pada Rabu (7/1) malam menyebabkan tower telekomunikasi tumbang di Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Barat.

“Akibat angin kencang, satu tower di Kelarik mengalami kerusakan dan roboh. Namun, dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa,” ujar dia.

BPBD Natuna telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penanganan dan memastikan kondisi di lokasi kejadian tetap aman bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, BPBD melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca berdasarkan informasi dari instansi meteorologi.

Baca juga: Bulog Natuna salurkan 579 ton beras SPHP pada 2025

Raja Darmika mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah pesisir dan perbukitan, tetap waspada terhadap pohon tumbang, bangunan rusak, serta gelombang tinggi yang dapat membahayakan aktivitas melaut.

BPBD Natuna juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat atau bencana agar dapat ditangani dengan cepat.

Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem di wilayah perbatasan tersebut.

“Nelayan kami minta untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut dan tidak memaksakan diri jika cuaca tidak memungkinkan,” katanya.

Baca juga: 9 ASN penyuluh pertanian Pemkab Natuna dialihkan ke Kementan

Baca juga: Pemkab Natuna bersihkan lahan untuk bangun Sekolah Rakyat 32

Pewarta :
Uploader: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE