Logo Header Antaranews Kepri

Haji - Keberangkatan Kloter I Molor 16 Jam

Selasa, 12 Oktober 2010 11:18 WIB
Image Print
Sekretaris PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam Erizal Abdullah. (kepri.antaranews.com/Yunianti Jannatun Naim)

Batam (ANTARA News) - Jadwal keberangkatan jamaah calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang pertama Embarkasi Hang Nadim Batam molor 16 jam karena masalah teknis.

"Ada masalah teknis pada pesawat yang akan membawa jamaah haji," kata perwakilan Saudi Arabian Airlines Sumista di Batam, Selasa 12 Oktober 2010.

Seharusnya, berdasarkan jadwal, kloter I Embarkasi Hang Nadim Batam berangkat Selasa (12/10) pukul 10.00 WIB. Namun, karena masalah teknis, maka keberangkatan ditunda hingga Rabu (13/10), pukul 02.00 WIB.

Pesawat mengalami masalah teknis saat berada di Jeddah, sehingga tidak bisa menjemput jamaah Embarkasi Batam sesuai jadwal.

Untuk mengantisipasi masalah teknis itu, Saudi Arabian Airlines menyiapkan pesawat lain milik sewaan yang direncanakan tiba di Batam Senin, pukul 10.00 WIB.

Namun, kata dia melanjutkan, pesawat tidak bisa langsung berangkat ke tanah suci, karena kru pesawat harus istirahat.

"Kru tidak bisa otomatis digantikan, sehingga kami harus menunggu kru istirahat 12 jam," kata dia.

Kepada jamaah, Saudi Arabian Airlines memberikan makan siang dan malam. Pihak maskapai juga menyiapkan makanan dan minuman ringan kepada jamaah.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani meminta jamaah untuk bersabar.

"Harus punya banyak-banyak sabar," kata dia.

Keterlambatan pemberangkatan merupakan ujian kepada jamaah sehingga harus diterima dengan lapang.

Sekretaris PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam Erizal Abdullah meminta jamaah untuk bersabar.

"Waktu "waiting list" saja bisa bersabar, apalagi ini," kata dia membujuk jamaah.

Sementara itu, seorang calon haji asal Batam, Provinsi Kepulauan Riau Surya Makmur Nasution mengatakan bisa bersabar.

Untuk mengisi waktu hingga pemberangkatan, ia mengatakan akan berzikir.

"Saya akan berzikir dan beribadah," kata dia. (Y011/S016/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026