Logo Header Antaranews Kepri

Tanjungpinang Latih 40 Pemuda Pengangguran

Jumat, 5 November 2010 23:30 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA News) - Pemerintah Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau melatih pemuda penganggur dan putus sekolah agar terampil membatik serta pandai mengoperasikan komputer sebagai bekal mencari kerja atau membuka usaha sendiri.

Hasil dari pelatihan diharapkan akan mengurangi jumlah pengangguran karena mereka dapat bekerja pada orang lain atau secara mandiri, kata Sekretaris Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Tanjungpinang Rorogo Hia usai membuka pelatihan, Jumat.

Rorogo mengatakan, di Kota Tanjungpinang masih banyak pemuda atau warga yang menganggur atau setengah menganggurn karena bekerja kurang dari 35 jam dalam satu minggu.

"Tingginya jumlah pengangguran berpengaruh kepada pendapatan asli daerah dan kelangsungan pembangunan. Karena itu kami terus menggiatkan pelatihan keterampilan kepada yang masih menganggur," katanya.

Pelatihan membatik dan keterampilan komputer diikuti 40 orang pemuda yang akan berlangsung selama sepuluh hari.

"Kami mendatangkan pelatih dan narasumber dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta," katanya.

Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan meminta peserta pelatihan bersungguh-sungguh agar hasilnya bisa untuk mencari dan membuka lapangan kerja sendiri.

"Jangan menganggap pelatihan ini hanya formalitas, hasilnya harus diperingkat agar peserta yang berbakat bisa direkomendasikan pada pelaku usaha atau pemakai jasa yang ada di Kota Tanjungpinang," kata Suryatati.

Pelatihan itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi jumlah penganggur.

Wali Kota menyebutkan, rata-rata pemuda yang tamat SMA di Kota Tanjungpinang menunggu pekerjaan di bidang pemerintahan untuk menjadi calonm pegawai negeri sipili ataupun honorer pemerintah daerah.

Pola pikir seperti itu harus diubah, karena peluang di pemerintahan itu sangat terbatas.

Menurut Wali Kota, pemuda harus berani berinovasi, mencari peluang pekerjaan lain yang bisa memberikan pengalaman dan penghasilan yang lebih besar. (ANT-029//A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026