Logo Header Antaranews Kepri

Haji - Jumlah Haji yang Meninggal Terus Bertambah

Selasa, 23 November 2010 20:14 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Jumlah haji Debarkasi Hang Nadim Batam yang meninggal di tanah suci, hingga Selasa, terus bertambah, yaitu menjadi 14 orang, kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam Erizal Abdullah di Batam.

"Terakhir Zulimar binti Syafii, asal kelompok terbang delapan meninggal 21 November waktu Arab Saudi," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam Erizal Abdullah di Batam.

PPIH Hang Nadim Batam, kata dia, turut berduka cita atas wafatnya 14 haji di tanah suci.

"Semoga amal ibadahnya diterima," kata dia.

Zulimar, haji asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tutup usia akibat sistem sirkulasi dan dikuburkan di Syara.

Dari 14 haji yang meninggal di Arab Saudi, PPIH Hang Nadim Batam mencatat tujuh di antaranya menderita sistem sirkulasi, empat karena sistem pernafasan, serebro vaskuler seorang, paru-paru seorang dan Kardio Vaskuler seorang.

Selain Zulimar, PPIH 12 haji meninggal lainnya adalah A Hanifah bin Giam asal Rokan Hulu, Riau yang meninggal Sabtu (20/11), di Mekkah, lalu Maran binti Sanin (70), asal Kuansing Singingi meninggal Kamis (18/11) di Mina dan Suharti Joyo Sufarto yang tergabung dalam kelompok terbang 17, asal Kabupaten Kampar, Riau.

Hawati Mahli, yang tergabung dalam kloter 20 asal Kalimantan Barat meninggal di Mekkah akibat sistem sirkulasi dan Rohaya Patro yang tergabung dalam kloter 15 asal Jambi meninggal akibat sistem sirkulasi.

Pada 16 November 2010, seorang haji Djamuddin Muhammad yang tergabung dalam kloter satu asal Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau meninggal akibat "cardiac arrest" dan dimakamkan di Syaraya, Mekkah.

Sebelumnya, seorang haji asal Kabupaten IndraGiri Hilir, Idris bin Sujari Abdullah yang tergabung dalam kelompok terbang 12 meninggal dunia di Mekah, Minggu.

Lalu Sarif Saleh, kloter 15 asal Jambi, Rd Rivai bin Ibrahim asal Provinsi Jambi yang tergabung dalam kelompok terbang 14 meninggal di Madinah dan dikuburkan di Baqi.

Lalu, A Datuk Permata Kayo asal Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau yang tergabung dalam kelompok terbang tiga juga meninggal Mekah, Kamis (4/11), Supriati Supatmo Kabul asal Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat yang tergabung dalam kloter 21 meninggal dunia di Mekah.

Serta Hadi bin Soi, yang tercatat sebagai haji asal Kampar, Riau, meninggal dalam usia 73 tahun, Rabu (20/10), pukul 12.30 Waktu Arab Saudi.(Y011/Z003/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026