Logo Header Antaranews Kepri

Bappeda Karimun Dan IPB Kerja Sama RPJMD

Kamis, 9 Desember 2010 20:18 WIB
Image Print
Kepala Bappeda Karimun, Raja Usman(kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Karimun (ANTARA News) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau bekerja sama dengan Badan Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Institut Pertanian Bogor dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2012-2016.

"Melalui kerja sama ini diharapkan Badan Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Institut Pertanian Bogor (P4W IPB) memberi masukan dan bersinergi dengan tim lokal," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karimun Raja Usman, dalam acara Forum Inisiasi Strategis Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2012-2016 di kantor bupati, Kamis.

Raja mengatakan, Tim P4W IPB yang diundang dalam forum itu masing-masing tenaga ahli perencanaan pembangunan Dr Ir Ernan Rustiadi, MAgr, tenaga ahli pengembangan sumber daya manusia Prof Ali Khomsan, tenaga ahli ekonomi, sumber daya dan lingkungan Dr Ir Apendi Arsyad MSi.

Kemudian, tenaga ahli kelautan dan perikanan Ir Irzal Efendi MSi dan ditambah tenaga ahli statistik dan keuangan daerah Sumarmono yang menjabat Kepala Badan Pusat Statistik Karimun.

Tim P4W IPB, menurut dia sudah berpengalaman dalam menyusun RPJMD Provinsi Kepri tahun 2011-2015 sehingga diharapkan dapat mensinergikan program-program unggulan kabupaten dengan provinsi.

"Masukan yang diberikan dalam forum ini juga diharapkan mewujudkan RPJMD yang sempurna dan terukur," ucapnya.

Peserta forum, yang terdiri atas seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta para pemangku kebijakan dapat berdiskusi untuk menggali potensi dan isu-isu strategis untuk dituangkan dalam RPJMD.

"RPJMD merupakan instrumen yang penting dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan perencanaan pembangunan yang berorientasi pada keunggulan daerah, baik dari kondisi geografis, letak wilayah, sumber daya alam maupun sumber daya manusia.

"Forum ini merupakan langkah awal penyusunan RPJMD yang nantinya menentukan wajah daerah lima tahun ke depan," katanya.

Digesa

Menurut Raja Usman, acara Forum Insiasi Strategis tersebut bertujuan untuk menggesa penyusunan RPJMD yang harus sudah ditetapkan paling lama enam bulan setelah bupati dan wakil bupati periode 2011-2016 dilantik sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8/2008.

"KPU mengagendakan pelantikan bupati dan wakil bupati pada Maret 2011, maka penyusunan RPJMD perlu dipersiapkan sejak sekarang," katanya.

Pemikiran-pemikiran yang muncul dalam forum itu, kata dia, nantinya akan menjadi masukan dalam penyusunan program setiap sektor pembangunan di setiap SKPD.

"Dengan RPJMD, program di setiap SKPD diharapkan saling bersinergi," ucapnya.

RPJMD lima tahun, lanjut dia, akan dituangkan dalam rencana strategis SKPD selanjutnya menjadi rencana kerja, kemudian dievaluasi dalam musyawarah rencana pembangunan setiap tahun.

"Penyusunan RPJMD juga harus mengacu pada rencana tata ruang wilayah," katanya.(ANT-028/A013/Btm2)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026