
Diskanlanut Karimun Dapat Kucuran DAK Rp3,85 Miliar

Karimun (ANTARA News) - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, pada 2011 mendapatkan kucuran dana alokasi khusus dari pemerintah pusat sebesar Rp3,85 miliar.
"Dana alokasi khusus (DAK) sebesar itu berasal Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2011," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Karimun Hazmi Yuliansyah, di Tanjung Balai Karimun, Jumat.
Hazmi mengatakan, dana sebesar itu merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat untuk pengembangan sektor perikanan dan kelautan.
"Dana tersebut akan kami salurkan untuk pengembangan Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing," katanya.
Dia mengatakan, sorotan anggota DPRD Karimun saat meninjau BBI merupakan cambuk bagi jajarannya untuk mengoptimalkan keberadaan lembaga tersebut.
DPRD mengkritik BBI karena puluhan kolamnya tidak memiliki bibit ikan. "Dengan adanya DAK dari pusat, kami optimistis pengembangan bibit ikan pada 2011 bisa maksimal," katanya.
Dia mengatakan, sejumlah pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional saat meninjau BBI menyarankan agar pembibitan ikan disesuaikan dengan kebutuhan peternak dan masyarakat.
"Kami akan mengembangkan bibit lele dan ikan mas karena pangsa pasarnya bagus," katanya.
Ikan lele yang banyak dibutuhkan warga, kata dia, masih bergantung pasokan dari luar. Kebutuhan ikan lele mencapai tiga ton setiap minggu, sementara pasokan dari peternak lokal hanya 1,2 hingga dua ton.
Ikan mas atau gurame juga memiliki pangsa pasar potensial mengingat peternak dua jenis ikan tersebut masih sedikit.
"Selain pengembangan BBI, sebagian kecil dari DAK sebesar itu akan sisihkan untuk bantuan peralatan tangkap nelayan," katanya. (ANT-028/E005/Btm2)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
