
Jelang Imlek Stok Sembako di Karimun Aman

Karimun, (ANTARA News) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menyatakan stok kebutuhan bahan pokok aman menyusul tutupnya sebagian besar aktivitas perdagangan selama beberapa hari pada tahun baru Imlek 2562 yang jatuh pada Kamis (3/2).
''Stok sembako aman walaupun aktivitas perdagangan tutup selama beberapa hari Imlek,'' kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karimun Sudarmadi, di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Sudarmadi mengaku telah menggelar inspeksi ke pasar untuk memastikan ketersediaan sembako jelang Imlek.
''Distributor telah menyiapkan stok yang banyak agar kebutuhan saat Imlek terpenuhi,'' ucapnya.
Mengenai langkanya telur ayam dan minyak goreng curah sehingga memicu kenaikan harga, dia mengatakan hal itu dikarenakan pasokan dari distributor belum tiba.
''Bukan terputus, tapi terlambat. Kami optimistis persediaan selama Imlek cukup,'' tuturnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap tahun baru Imlek, sebagian besar aktivitas perdagangan di Tanjung Balai Karimun akan tutup selama tiga hari, terhitung mulai Rabu besok. Termasuk kapal-kapal pengangkut sembako milik warga Tionghoa sehingga pasokan sembako juga terputus.
Namun demikian, aktivitas perdagangan di Pasar Puakang tetap diramaikan dengan pedagang yang tidak merayakan Imlek.
Sembiring, pedagang mengatakan akan tetap berjualan meski pendistribusian sembako via kapal laut akan terhenti pada tahun baru Imlek.
''Kami akan menggunakan kapal penyeberangan (roro) di pelabuhan Parit Rampak untuk memasok sembako. Namun, kami terpaksa menaikkan harga karena ongkos angkut dengan kapal roro jauh lebih mahal dari kapal laut,'' katanya yang mengatakan sembako dagangannya selama dipasok dari Jawa via Batam dengan pesawat udara dan diangkut ke Karimun dengan kapal laut. Karena kapal-kapal tidak berlayar, kami akan menggunakan roro yang berlayar menuju Buton, Riau,'' katanya.
Ahok, pedagang sembako di Pasar Puakang mengaku akan tutup selama dua untuk merayakan Imlek.
''Hari pertama Imlek tutup total, sedangkan besoknya sampai tengah hari saja,'' katanya.
Sedangkan Jhoni, pedagang kelontong di Jalan Nusantara mengatakan akan tutup total selama tiga hari.
''Setiap tahun kami tutup tiga hari,'' ucapnya.
(ANT-RD/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
