Logo Header Antaranews Kepri

Ikan Batam Layak Konsumsi Walau Laut Tercemar

Senin, 7 Februari 2011 19:45 WIB
Image Print
Seorang anak mengamati lumpur minyak hitam di Pantai Tanjungpinggir, Batam, Minggu (6/2). (kepri.antaranews.com/YJ Naim)

Batam (ANTARA News) - Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan di perairan Batam masih layak konsumsi meski laut tercemar limbah lumpur minyak hitam.

"Berdasarkan penelitian kami, ikan-ikan yang ditangkap nelayan masih layak konsumsi," kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo di Batam, Senin.

Ia mengatakan Tim Bapedalda mengecek ikan ada pada musim selatan dan utara pada 2010, dan tidak menemukan ikan dengan kandungan bahan-bahan berbahaya di atas parameter yang ditentukan.

"Penelitian itu termasuk pada waktu angin utara, saat limbah masuk Batam," kata dia.

Kandungan logam berat pada ikan yang diambil dari perairan Batam masih dibawah ambang batas yang ditentukan dan layak konsumsi.

"Dari parameter tidak ada yang mengkhawatirkan," kata dia.

Sementara itu, Dendi juga memastikan limbah minyak (oil sludge) yang mengotori pantai Batam berasal dari laut internasional.

Ia mengatakan limbah minyak berasal dari laut internasional yang dibuang kapal yang melintas, kemudian terbawa arus hingga ke pantai Batam.

Dendi mengatakan sudah menyampaikan penemuan limbah B3 di pantai Batam kepada Kementerian Lingkungan Hidup untuk ditindaklanjuti pemerintah pusat.

Untuk mencari tahu kapal yang membuang limbah, ia mengatakan Bapedalda berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan Laut dan Kepolisian Air Polda Kepri.
(Y011/A013/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026