Logo Header Antaranews Kepri

PLTU Tanjung Kasam Telan Dana 200 Juta Dolar AS

Sabtu, 5 Maret 2011 18:53 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tanjung Kasam Batam menelan dana investasi 200 juta dolar AS.

"Dengan total nilai investasi 200 juta dolar AS, Tanjung Kasam diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kelistrikan di Batam, kata Direktur Utama Tanjung Kasam Power Margamulia Arifin.

Pembangunan PLTU Tanjung kasam dibiayai ekuitas pemiliki proyek dan pembiayaan dari The Export Import Bank of China (Cexim Bank).

Selain untuk memenuhi kebutuhan Batam, listrik yang dihasilkan PLTU Tanjung Kasam juga diharapkan dapat disalurkan ke Bintan.

Margamulia mengatakan, target proyek pembangunan PLTU selesai pada 2012.

"Progres pembangunan PLTU Tanjung Kasam sangat menggembirakan, saya senang dan bangga atas kemajuan tersebut sekaligus merasa optimis PLTU Tanjung Kasam - Kabil dapat selesai tepat pada waktunya dengan kualitas yang baik," kata dia.

TJK berencana membangun dua unit power plant yang akan menghasilkan daya 2 x 55 MW di wilayah Tanjung Kasam, Kawasan Kabil Batam.

PT TJK Power akan menjadi Independent Power Producer (IPP) pertama yang menggunakan batubara dan direncanakan akan beroperasi pada tahun 2012.

Menurut dia, PLTU Tanjung Kasam merupakan pembangkit listrik ramah lingkungan karena akan menggunakan bahan bakar batu bara jenis bitumineous.

"Selain ramah lingkungan, proyek ini juga membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal," kata dia.

Proyek IPP - PLTU Tanjung Kasam merupakan proyek PT TJK Power yang merupakan perusahaan joint venture antara PT PLN Batam dan PT Petra Unggul Sejahtera.
(Y011/M012/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026