Logo Header Antaranews Kepri

KTNA : Bentuk Kembali Balai Penyuluh Pertanian

Jumat, 25 Maret 2011 21:48 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau meminta pemerintah daerah membentuk kembali wadah sejenis Balai Penyuluh Pertanian dan Balai Informasi Penyuluhan Pertanian untuk mengoptimalkan pembinaan bagi petani.

''Pembentukan wadah sejenis Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan Balai Informasi Penyuluhan Pertanian (BIPP) sudah kami sampaikan saat Gubernur berkunjung ke areal pertanian Desa Teluk Radang, Kundur Utara, Kamis pekan ini,'' kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Karimun, Amirullah, di Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Amirullah mengatakan, pembentukan kembali wadah bagi tenaga penyuluh sangat penting agar pembinaan bagi petani lebih efektif dan tepat sasaran.

''Wadah ini sangat menunjang program pengembangan pertanian yang dicanangkan pemerintah,'' ucapnya.

Sejak BPP dan BIPP dibubarkan, lanjut dia, petani kehilangan tempat mengadu.

Mereka kesulitan untuk berkonsultasi serta mencari informasi tentang cara mengolah lahan atau meningkatkan kualitas dan kuantitas panen.

''Peranan tenaga penyuluh pada Dinas Pertanian saat ini belum optimal. Jumlahnya sedikit karena banyak yang ditarik ke jabatan struktural. Selain itu, mereka juga tidak terkoordinasi melalui suatu wadah tertentu, berbeda pada saat orde baru yang memiliki BPP dan BIPP,'' ucapnya.

Dia juga mengatakan, peranan tenaga penyuluh tidak hanya meningkatkan pengetahuan petani dalam mengolah lahan, tetapi juga mengawasi serta mengarahkan petani dalam memberdayakan bantuan pemerintah daerah.

''Bantuan dari pemerintah sudah cukup optimal, baik modal maupun peralatan. Nah, peranan tenaga penyuluh sangat penting untuk membina petani agar bantuan tersebut tepat sasaran,'' tuturnya.

Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Karimun mencanangkan Pulau Kundur sebagai sentra pertanian.

Gubernur Kepri HM Sani dalam kunjungannya ke Teluk Radang meninjau lahan pertanian warga.

''Kami mengapresiasi kunjungan Gubernur. Beliau menjanjikan akan membangun jalan sepanjang 12 kilometer dan tanggul 5 kilometer di lokasi lahan,'' katanya.

Meski demikian, Amirullah mengharapkan pemerintah fokus pada program ekonomi kerakyatan berbasis pertanian selama lima tahun ke depan.

''Jika selama ini pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur, kami berharap ke depan fokus pada peningkatan kesejahteraan melalui ekonomi kerakyatan,'' katanya.

(ANT-RD/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026