
KPU Natuna: Bupati-Wakil Bupati Terpilih 4 Mei Dilantik

Tanjungpinang (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Natuna, menyatakan, bupati dan wakil bupati terpilih, Ilyas Sabli-Imalko tetap dilantik Gubernur Kepulauan Riau pada Rabu, 4 Mei.
"Gugatan pasangan nomor urut tiga, Raja Amirullah-Daeng Amhar, terkait rekapitulasi suara dan politik uang ditolak Mahkamah Konstitusi pada 24 Maret sehingga pasangan Ilyas-Imalko dipastikan dilantik pada 4 Mei 2011," kata Ketua KPU Natuna Susilawati yang dihubungi dari Tanjungpinang, Senin.
Susilawati mengungkapkan, KPU Natuna telah mendapat surat dari Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) terkait jadwal pelantikan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih periode 2011-2016.
"Sejauh ini tidak ada masalah yang dapat menghalangi pelantikan Ilyas-Imalko," ungkapnya.
Sementara dugaan politik uang yang dilakukan Ilyas tidak berhubungan dengan rekapitulasi suara sehingga tidak akan mempengaruhi penetapan Ilyas-Imalko sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
Ilyas dituduh telah memberikan uang kepada Ketua PPK Bunguran Barat, Ali Musa, untuk dibagikan kepada pemilih. Selain tuduhan tersebut tidak terbukti, Ilyas juga kalah di kecamatan tersebut.
Karena itu, kata dia, gugatan yang diajukan Raja Amirullah-Daeng Amhar tidak dapat menggugurkan hasil pilkada.
"Gugatan pasangan nomor urut tiga agar pemilu kepala daerah diulang tidak mudah dan tidak mungkin dapat dilaksanakan," ungkapnya.
KPU Natuna menetapkan pasangan Ilyas-Imalko yang diusung Partai Demokrat, Hanura dan PDK tersebut memperoleh suara sebanyak 12.824 suara atau 33,89 persen.
Suara yang didapat pasangan dengan nomor urut empat tersebut jauh lebih banyak dibanding pasangan nomor urut satu dari jalur independen Sayed Ridwan-Herman Yadi yang hanya 453 suara atau 1,20 persen.
Pasangan Tawarich-Suardi yang diusung PDIP dan Partai Patriot hanya mampu meraih suara sebanyak 6.653 suara atau 17,58 persen. Sementara asangan nomor urut tiga, Raja Amirullah-Daeng Amhar, yang diusung Partai Golkar dan PAN, kalah tipis setelah meraup suara sebanyak 11.928 suara atau 31,52 persen.
Sedangkan pasangan dengan nomor urut lima, Wan Siswandi-Baharuddin yang diusung Partai PKPB dan Partai Pelopor, hanya memperoleh suara sebanyak 5.979 suara atau 15,80 persen dari total perolehan suara.
"Suara sah yang masuk ke KPU sebanyak 37.835 suara dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 46.580 orang," kata Susilawati.
(ANT-NP/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
