
Petani Karimun ke Pekan Nasional KTNA

Karimun (ANTARA News) - Sebanyak 36 orang perwakilan kelompok tani dan nelayan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, akan mengikuti Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan atau Penas KTNA di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, 18-23 Juni 2011.
"Sebenarnya banyak yang mau ikut, namun kami membatasi hanya 26 orang perwakilan kelompok tani dan 10 kelompok nelayan karena menyesuaikan dengan anggaran dan kemampuan,'' kata Ketua KTNA Karimun Amirullah di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Amirullah menjelaskan, perwakilan kelompok tani yang akan diikutkan terdiri atas petani palawija, hortikultura serta petani sawah ladang.
Sedangkan perwakilan nelayan, sebagian nelayan tradisional yang menggunakan jaring rawai dengan area tangkap pesisir pantai, nelayan budidaya dan nelayan kapal berbobot lebih besar.
"Selain untuk menambah pengetahuan, kami juga akan memanfaatkan Penas sebagai sarana promosi beberapa komoditas unggulan, seperti tanaman buah naga dan rumput laut,'' ucapnya.
Amirullah dalam Penas akan menyampaikan sejumlah keluhan terhadap regulasi perikanan maupun pertanian.
Dia mencontohkan ketentuan mengurus izin penangkapan ikan berdasarkan zona tangkap yang dinilai memberatkan nelayan, terutama izin penangkapan ikan dengan kapal di atas 20 GT yang harus diurus di tingkat provinsi dan nasional.
''Nelayan mengeluh karena birokrasi yang rumit serta biaya pengurusan yang mahal,'' ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan menyampaikan kepada pemerintah terkait dampak yang dirasakan nelayan terhadap pemberlakuan status kawasan perdagangan bebas atau "free trade zone" (FTZ) di Pulau Karimun Besar.
Pertumbuhan industri galangan kapal, kata Amirullah, mengancam kehidupan nelayan jika tidak dicarikan solusinya mulai dari sekarang.
"Inilah yang akan kami sampaikan dalam Penas yang mengagendakan sesi tanya jawab dengan kementerian terkait,'' tuturnya.
(ANT-RD/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
