
Jamsostek Buka Kantor Pelayanan di Karimun

Karimun (ANTARA News) - Kantor Wilayah II PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang membawahi Provinsi Kepulauan Riau membuka kantor pelayanan di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun.
Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Senin, meresmikan Kantor pelayanan PT Jamsostek Tanjung Balai Karimun, di kompleks Padi Mas, Jalan Pertambangan, didampingi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) II PT Jamsostek, Sutrisno Firdaus.
"Pemerintah daerah mengapresiasi keputusan PT Jamsostek yang membuka kantor pelayanan di Karimun. Hal ini berdampak positif dalam meningkatkan pelayanan terhadap perusahaan dan pekerja," kata Wakil Bupati Aunur Rafiq usai peresmian.
Aunur Rafiq mengatakan, selama ini perusahaan dan pekerja di Karimun kesulitan mengurus kepesertaan dan klaim jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jasa Jamsostek lainnya harus mengurus ke Batam atau Tanjungpinang.
Pengurusan dan klaim Jamsostek ke Batam dan Tanjungpinang, menurut dia membutuhkan biaya yang tinggi.
"Dengan dibukanya kantor pelayanan ini, maka birokrasi yang rumit yang selama ini dihadapi bisa teratasi, waktu pengurusannya juga akan lebih cepat dan efisien," katanya.
Kehadiran kantor pelayanan itu, lanjut wakil bupati, turut berdampak positif bagi pertumbuhan investasi di kawasan perdagangan bebas.
"Perusahaan di FTZ yang jumlah bertambah banyak tentu dengan mudah mendaftarkan karyawannya dalam kepesertaan Jamsostek," katanya.
Kepala Kanwil II PT Jamsostek Sutrisno Firdaus mengharapkan terjadi peningkatan jumlah perusahaan yang mendaftarkan karyawannya dengan dibukanya kantor pelayanan di Tanjung Balai Karimun.
"Saat ini, jumlah perusahaan di Karimun yang terdaftar 200 lebih dengan jumlah tenaga kerja sekitar 7.000 orang dan tanggungan keluarga sebanyak 5.000 orang," kata dia.
Sebanyak 100 perusahaan dan jumlah tersebut terdaftar di Kantor Jamsostek Cabang Batam II, selebihnya terdaftar di Tanjungpinang.
"Ke depan, seluruh peserta asal Karimun himpun menjadi satu. Kantor pelayanan Karimun berada di bawah kantor cabang Batam," katanya.
Sutrisno berharap kepesertaan Jamsostek meningkat dengan dibukanya kantor pelayanan tersebut.
"Kami memperkirakan masih ada sekitar 5.000 perusahaan besar, menengah dan kecil yang belum terdaftar, inilah yang akan kita upayakan agar semuanya bisa terdaftar," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, PT Jamsostek saat ini memiliki 14 kantor cabang di tujuh provinsi di Sumatra.
Khusus Kanwil II membawahi Provinsi Sumatra Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung dan Lampung. Sedangkan Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat di bawah kendali Kanwil I di Medan.
"Di Kanwil II jumlah perusahaan yang terdaftar sebanyak 30.560 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja sekitar 5 juta orang," kata dia menjelaskan.
Peresmian kantor pelayanan Jamsostek Karimun yang diiringi dengan pemberian santunan terhadap siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa serta janda tidak mampu itu juga dihadiri oleh Kepala PT Jamsostek Cabang Batam Ikeda HK dan Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Karimun Hanis Jasni.
(ANT-RD/N005/DD)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
