Tim SAR Natuna dirikan posko penanganan banjir

id posko penanganan banjir,Natuna, banjir Natuna, kepri

Tim SAR Natuna dirikan posko penanganan banjir

Peralatan SAR yang disiagakan. (ANTARA/Muhamad Nurman).

Natuna (ANTARA) - Tim SAR gabungan di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau mendirikan posko bersama di Pantai Piwang Kecamatan Bunguran Timur untuk menangani banjir di daerah itu.

Kepala Basarnas Natuna Abdul Rahman di Natuna Minggu mengatakan, di posko tersebut disiagakan personel dan peralatan seperti perahu karet, pompa air, life jaket, serta kendaraan roda empat dan roda dua.

Selain itu, di posko juga akan ditampilkan informasi terkait banjir.

"Kita sudah berkoordinasi dan mengambil sikap untuk membangun posko bersama," katanya.

Menurut dia, dengan adanya posko tersebut koordinasi dan pergerakan saat menangani banjir di daerah itu akan lebih terarah.

"Biar kita bisa mengakomodasi wilayah terdampak dengan cepat," katanya.

Abdul Rahman menjelaskan, saat ini kondisi banjir di wilayah terdampak mulai surut dan warga tengah melakukan pembersihan rumah mereka.

"Tapi ada potensi terjadi kembali karena menurut perkiraan, hujan akan turun lagi," katanya.
Tim SAR saat mendirikan tenda posko. (ANTARA/Muhamad Nurman).


Rahman juga mengatakan, Tim SAR belum mendirikan dapur umum mengingat tidak adanya korban jiwa pada peristiwa itu.

"Air sempat masuk ke dalam rumah tapi tidak tinggi," katanya.

Saat ini Natuna tengah mengalami cuaca ekstrim, oleh karena itu warga diimbau untuk berhati-hati saat beraktifitas.

"Nelayan harus tetap waspada dan jangan memaksa melaut jika kondisi cuaca sedang buruk," katanya.

Sebelumnya Basarnas Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, bersama TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten setempat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di daerah itu beberapa hari yang lalu.

Menurut dia, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan sejak beberapa hari terakhir.

"Satu warga Air Lebay, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, usia sekitar 50 tahun, kondisi sedang sakit, kami pindahkan ke rumah keluarganya yang tidak terdampak banjir," katanya.

Ketinggian ai mencapai satu meter dan merendam beberapa rumah warga.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE