PVMBG: Gunung Marapi Sumbar mengalami perubahan tipe erupsi

id gunung marapi,erupsi marapi ,pvmbg,erupsi freatik,erupsi magmatik,waspada marapi,lahar marapi,merapi sumbar,erupsi merapi

PVMBG: Gunung Marapi Sumbar mengalami perubahan tipe erupsi

Gunung Marapi yang mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari kaki Gunung Singgalang, Nagari Pandai Sikek, Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (7/1/2024). . ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.

Jakarta (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini telah mengalami perubahan tipe erupsi dari freatik menjadi magmatik.
 
"Hal ini pada dasarnya merupakan serangkaian proses dari naiknya magma ke permukaan atau disebut proses intrusi magma," kata Ketua Tim Kerja Gunung Api PVMBG Ahmad Basuki saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
 
Ahmad menjelaskan saat terjadi intrusi magma, maka akan terjadi peningkatan panas dan gas di dalam tubuh Gunung Marapi. Selanjutnya panas semakin meningkat dan gas yang terbentuk semakin banyak, serta meningkatkan tekanan di dalam tubuh gunung api tersebut.
 
Gas atau uap air yang semakin banyak akibat adanya pengaruh dari air tanah sampai suatu tahapan yang tidak dapat ditahan lagi, kata dia, sehingga terjadilah erupsi freatik.
 
 
"Dalam kondisi erupsi freatik itu, magma masih berada jauh di dalam tubuh gunung. Selanjutnya dengan terjadinya erupsi freatik, maka jalan magma ke permukaan semakin mudah," papar Ahmad.
 
Kemudian, lanjutnya, magma mencapai permukaan dangkal yang akhirnya saat terjadi erupsi magma terlontarkan ke permukaan, sehingga itu disebut erupsi magmatik karena material yang dikeluarkan merupakan magma baru.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan menuturkan erupsi magmatik berpotensi menyebabkan terjadinya akumulasi tekanan di dalam tubuh gunung api yang dapat menyebabkan terjadinya erupsi dengan energi yang meningkat dan jangkauan lontaran material pijar yang lebih jauh dari pusat erupsi.
 
"Potensi atau ancaman bahaya Gunung Marapi juga dapat menjadi lebih luas," kata Hendra.
 
Jika pasokan magma dari kedalaman terus berlangsung dan cenderung meningkat, lanjutnya, maka erupsi dapat terjadi dengan energi yang lebih besar dengan potensi ancaman bahaya dari lontaran material vulkanik berukuran batu, lapili atau pasir diperkirakan dapat menjangkau wilayah radius 4,5 kilometer dari pusat erupsi.

Baca juga:
Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan 564.000 batang rokok tanpa pita cukai
Pemkab Natuna perpanjang kontrak 1.348 orang pegawai non-ASN


Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar) bersama TNI dan Polri serta perwakilan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menggelar rapat darurat menyikapi perubahan status Gunung Marapi dari level Waspada menjadi Siaga.
 
Pertemuan gabungan dilakukan di lokasi pos penyelamatan evakuasi Gunung Marapi di Desa Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Rabu.
 
"Pertemuan ini membahas langkah selanjutnya, apakah warga berada di lokasi aman, kepastian data akan dijadikan bahan kajian, hingga koordinasi menjadi jelas dan ekspos ke media menjadi pas," kata Asisten Pemkab Agam Rahman di Lubuk Basung, Rabu.
 
Ia menegaskan tindakan yang segera dieksekusi nanti berandil menjadi pertaruhan menyelamatkan nyawa warga.
 
"Ini menjadi pertaruhan nyawa, diminta koordinasi yang jelas, termasuk masukan dari pimpinan desa bersama daerah tetangga luar Kabupaten Agam," katanya. 
 
Ia menegaskan pendirian posko, jalur evakuasi, dan lahan yang disiapkan jika memang terjadi pengungsian warga.
 
Komandan Distrik Militer (Kodim) 0304 Agam Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho menyebutkan setidaknya ada delapan desa yang bisa saja terdampak peningkatan aktivitas Gunung Marapi.

Baca juga:
KPU Kepri: LADK 12 partai politik belum lengkap
Dinkes Kepri kelola anggaran Rp379 miliar tingkatkan pelayanan kesehatan
Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan 564.000 batang rokok tanpa pita cukai



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PVMBG: Gunung Marapi alami perubahan tipe erupsi warga diimbau waspada

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE