
Ruslan Kasbulatov Koreksi Pertemuan DPRD-ATB

Batam (ANTARA News) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Batam Ruslan Kasbulatov mengoreksi pernyataan sebelumnya tentang pertemuan pimpinan DPRD dengan direksi PT Adhya Tirta Batam.
''Pertemuan itu tidak ada, tidak ada Benny (direktur ATB/red)," kata Ruslan usai rapat paripurna DPRD Batam, Senin.
Sebelumnya, kepada pengunjuk rasa, Ruslan mengatakan direksi PT ATB berupaya menyuap pimpinan dewan terkait rencana kenaikan tarif air bersih kota Batam.
Upaya penyuapan dilakukan Wakil Presiden Direktur ATB Benny Andrianto dalam makan malam di restoran jepang di Kawasan Nagoya.
Ruslan mengatakan tidak akan membuat pernyataan menghebohkan lagi terkait upaya penyuapan.
"Tidak ada pertemuan itu. Saya menghargai pernyataan orang. Saya tidak mau mendiskreditkan seseorang. Anda berhak menilai," katanya.
Meski menarik ucapannya kembali, namun ia membantah dalam kondisi mabuk ketika melontarkan pernyataannya di depan pengunjuk rasa.
Wakil Presiden Direktur ATB Benny Andrianto juga membantah upaya penyuapan.
Menurut dia, ATB tidak memiliki keterikatan dengan DPRD terkait rencana menaikkan tarif air.
"Ketergantungan kami ke dewan sangat minim. Kami ke dewan hanya untuk melakukan sosialisasi," kata dia.
Pada 2007, kata dia, DPRD mengeluarkan surat yang berisi memberikan wewenang rekomendasi tarif dan indeksasi tarif kepada BPP-SPAM.
Rekomendasi itu terkait formula indeksasi, komponen biaya dan bobot komponen, dan kemudian diperkuat peraturan Ketua BP tahun 2010 untuk tarif menggunakan formula indeksasi.
"Sejak tahun 2008 dewan tidak terlibat lagi dan menyerahkan wewenang ke BPSPAM. Itu sesuai rekomendasi DPRD nomor 02/170/REK/II tahun 2007," kata dia.
ATB juga menjalankan Permendagri nomor 23 tahun 2006, tentang kebijakan penyesuaian tarif ATB.
"Jadi, sebenarnya kami tidak harus mengikuti ini. Namun demikian, tetap kami perhatikan," kata dia.
(ANT-YJN/B013/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
