Logo Header Antaranews Kepri

Waka DPRD Gembosi Mobil Pejabat Batam

Senin, 7 Juli 2014 22:28 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Wakil Ketua DPRD Kota Batam Kepulauan Riau Ruslan Kasbulatov menggembosi sedikitnya 13 mobil pejabat Pemerintah Kota Batam yang parkir di sekitar lobi Gedung DPRD Batam, Senin.

"Itu bukan tempat parkir umum, itu tempat jalan kendaraan, sudah ada rambu-rambunya di situ," kata Ruslan.

Ia mengatakan geram dengan tindakan pejabat Pemkot Batam yang sewenang-wenang memarkirkan kendaraannya di tempat yang tidak semestinya. Karena akibat parkir sembarangan itu, kendaraan tamu di sekitar lobi sempat tidak bisa melintas.

"Pejabat negara tidak tahu hukum, padahal sudah ada aturannya. Kalau pakai mobil pribadi masih mending, ini mobil dinas juga," kata Ruslan.

Seharusnya, kendaraan parkir di lapangan parkir di belakang Gedung DPRD Batam, bukan di sekitar lobi, tempat menurunkan penumpang.

Ruslan membuka pentil ban kendaraan itu satu per satu. Menurut pria yang terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Kepri itu, ia terpaksa turun tangan menangani kesemrautan parkir di halaman dalam gedung DPRD karena tidak ada yang berani bertindak.

"Kalau Satpol PP yang negur, atau petugas Sekretariat Dewan yang negur, mereka (pejabat Pemkot-red) lawan. Makanya anggota dewan yang turun tangan langsung. Ini sudah yang ke-lima kalinya saya gembosi mobil Pemkot di sini," kata Ruslan.

Sekretaris DPRD Kota Batam Marzuki mengatakan kendaraan memang dilarang parkir di ruas jalan di bundaran Gedung DPRD, karena menjadi lokasi menurunkan penumpang.

"Kami sudah membuat larangan parkir di sana sejak lama. Kalau parkir di sisi kiri dan kanan, mobil yang lain jadi tidak bisa melintas," kata dia.

Sementara itu, parkir kendaraan di halaman dalam Kantor Pemkot Batam masih dikosongkan, hingga banyak PNS yang memilih parkir di sekitar Gedung DPRD.

Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata mengatakan kendaraan belum boleh memasuki halaman dalam Pemkot Batam. "Tapi nantinya boleh, sekarang masih harus steril," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026