Logo Header Antaranews Kepri

Anggota DPRD Bersama Buruh Demo Pemkot Batam

Senin, 29 Juli 2013 17:27 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Tiga anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Kasbulatov, Udin P. Sihaloho, dan Riki Syolihin, bersama ratusan pekerja PT SCI berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota menuntut kepastian dan perlindungan pekerja.

Wakil Ketua DPRD Batam Ruslan Kasbulatov meminta Wali Kota untuk turun bertemu buruh. "Kalau 10 menit tidak turun, kami masuk," kata Ruslan.

Ruslan mengatakan bahwa Pemkot Batam harus bertanggung jawab atas "kabur"-nya pengusaha PT SCI dan meninggalkan 700 orang lebih pekerja tanpa kepastian gaji.

Izin-izin pendirian usaha diberikan oleh Pemkot Batam sehingga ketika pengusaha "kabur", Pemkot Batam juga harus memberikan tanggung jawab dan kepastian kepada pekerja.

Anggota DPRD yang lain, Udin P. Sihaloho, mengatakan bahwa anggota DPRD sengaja turun bersama buruh untuk memperjuangkan ratusan nasib pekerja.

Udin meminta Pemkot Batam juga memperhatikan pekerja saat bulan puasa, tidak hanya menyalurkan bantuan untuk warga lain dalam Safari Ramadan.

"Ini bulan puasa, sebagaimana Safari Ramadan, kami butuh wejangan agar karyawan bisa sama-sama merayakan Idulfitri," kata dia.

Wali Kota, kata dia, dengan mudahnya membantu sana-sini, enggak tahu anggarannya dari mana. Maka, sudah selayaknya juga turut membantu buruh.

Kondisi pekerja PT SCI sudah sangat memprihatinkan, kata dia. "Jangankan untuk mikir makan hari ini, mereka terancam diusir kamar indekos karena sudah tidak mampu bayar uang indekos," kata dia.

Sementara itu, pekerja, Wati meminta Pemkot memastikan nasib 732 pekerja PT SCI. "Kami butuh kejelasan, bukan janji-janji," kata dia.

Pemkot Batam, kata dia, selama ini juga sudah menerima berbagai pajak dari pekerja sehingga selayaknya membela rakyatnya. "Bela kami, jangan hanya pengusahanya," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026