Logo Header Antaranews Kepri

Warga Minta Jaminan Keselamatan Peledakan Granit

Minggu, 31 Juli 2011 22:51 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - Warga Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau meminta jaminan keselamatan terkait peledakan batu granit yang dilakukan PT Karimun Dinamika Harmonitama.

''Kami meminta pihak PT Karimun Dinamika Harmonitama (KDH) memberikan jaminan keselamatan warga dalam melakukan peledakan (blasting) batu granit,'' kata Ketua RT 03/RW 01 Sememal, Pasir Panjang, Mahza Rifai di Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Mahza Rifai mengatakan itu menyusul terjadinya insiden lentingan batu granit Sabtu (30/7) sore. Batu granit sebesar kepala orang dewasa melenting dan mengenai kabel listrik bertegangan tinggi.

Kabel listrik yang terkena lentingan granit berpintal dan menimbulkan percikan api, aliran listrik langsung padam akibat insiden itu.

''Beruntung mengenai kabel listrik, kalau melenting ke pemukiman bisa saja menimbulkan korban jiwa,'' tuturnya.

Dia berharap pihak KDH memberikan jaminan keselamatan yang teknisnya diserahkan kepada manajemen perusahaan, apakah dengan mengurangi daya ledakan atau cara lain.

''Terserah perusahaan, yang penting warga tidak diliputi kecemasan ketika perusahaan melakukan peledakan,'' katanya.

Dia menuturkan, lokasi tambang KDH berjarak sekitar 700 meter dari Sememal yang dihuni sekitar 45 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa.

''Petugas pengamanan perusahaan memang telah memberitahukan kepada warga bahwa akan ada peledakan batu granit. Namun, pemberitahuan itu belum menjadi jaminan karena lentingan bisa mengarah ke mana-mana, bayangkan saja jika melenting ke perumahan warga, kepala bisa remuk jika terkena batu,'' ujarnya.

Dia menambahkan insiden lentingan batu granit tersebut sudah ditangani aparat Kepolisian Resor Karimun.

''Kemarin polisi sudah tangani, masalah ini kami serahkan saja kepada polisi,'' katanya menambahkan.

Joni, warga mengatakan insiden lentingan batu granit pada Sabtu bukan yang pertama kali, tetapi sudah yang ke sekian kali.

''Beberapa waktu lalu, batu granit menjangkau pemukiman warga. Hingga saat ini memang belum ada korban jiwa, namun kami berharap agar perusahaan melakukan langkah antisipasi agar kedepan tidak mengenai warga,'' ucapnya.

Dia juga mengatakan akan menyampaikan masalah ini ke DPRD Karimun.

''Kami berharap DPRD memanggil perusahaan agar kegiatan peledakan memperhatikan keselamatan warga,'' ucapnya.

Staf PT KDH Indra ketika dihubungi enggan mengomentari insiden lentingan batu granit pada Sabtu sore.

''Kami tidak dalam kapasitas menyampaikan keterangan karena menyangkut teknik tambang. Saya hanya mengurus masalah administrasi perusahaan,'' katanya melalui telepon seluler.

(ANT-RD/A013/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026