Logo Header Antaranews Kepri

Kurang air bersih, PBB sebut penyakit merebak di Jalur Gaza

Sabtu, 13 April 2024 17:48 WIB
Image Print
Arsip foto - Seorang bocah berduka atas kematian kerabatnya di sebuah rumah sakit di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, 1 April 2024. (ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/pri.)

Jenewa (ANTARA) - Koordinator kemanusiaan PBB untuk wilayah pendudukan Palestina Jamie McGoldrick mengatakan, penyakit bawaan air merebak di Jalur Gaza akibat kurangnya akses air bersih dan peningkatan suhu.

"Kondisi di sana menjadi semakin panas," kata McGoldrick, Jumat (12/4).

"Warga di sana mendapat lebih sedikit air dari yang mereka butuhkan. Akibatnya, penyakit yang menyebar lewat air menyebar karena kurangnya pasokan air yang aman dan bersih serta gangguan terhadap sistem sanitasi," kata McGoldrick

Ia mengatakan, berbagai upaya memperbaiki pasokan air bersih harus diusahakan.

"Kita perlu mencari cara untuk beberapa bulan ke depan demi memastikan kita mendapatkan pasokan air yang lebih baik ke daerah-daerah yang dipadati pengungsi saat ini," kata McGoldrick.

Sumber: WAFA-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB sebut penyakit merebak di Jalur Gaza akibat ketiadaan air bersih



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026