
Dinsos Batam Pulangkan 24 TKI Bermasalah

Batam (ANTARA News) - Dinas Sosial Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu, memulangkan 24 tenaga kerja Indonesia bermasalah dengan Kapal Motor Kelud ke daerah masing-masing.
"Tenaga kerja Indonesia (TKI) tersebut terdiri atas 20 orang dewasa dan empat balita yang dipulangkan dari Johor Bahru Malaysia pada 26 Agustus lalu," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Muhammad Sahir di Batam.
Sahir mengatakan, sebenarnya jumlah TKI yang dipulangkan dari Johor Bahru Malaysia pada 26 Agustus 2011 berjumlah 49, namun 25 diantaranya telah dijemput keluarga mereka yang berada di Batam beberapa waktu lalu.
"Yang memiliki keluarga di Batam telah dijemput. Sisanya yang tidak memiliki keluarga kami pulangkan hari ini," tambah Sahir.
Seharusnya, kata Sahir, para TKI tersebut dipulangkan pekan lalu, namun tidak ada kapal tujuan Jakarta yang merapat di Batam karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1432 Hijriah.
"Baru hari ini ada kapal tujuan Jakarta yang merapat di Batam," kata dia.
Setelah sampai Jakarta, kata Sahir mereka akan ditampung oleh Kementerian Tenaga Kerja untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah masing-masing.
"Selanjutnya tim pendamping TKI Kementerian Tenaga Kerja yang akan mendampingi mereka pulang ke daerah masing-masing," tambah dia.
Hingga September, kata Sahir, Dinsos telah memulangkan lebih dari 200 TKI bermasalah ke daerah masing-masing dengan menggunakan KM Kelud milik PT Pelni.
"Kemungkinan dalam waktu dekat juga akan ada TKI yang dipulangkan dari Johor Baru ke Batam. Informasi sudah disampaikan beberapa waktu lalu," ucap Sahir.
Sebagai daerah perbatasan dengan Malaysia, Batam adalah salah satu daerah tempat menampung TKI bermasalah yang dipulangkan dari negara tersebut.
"Selain Tanjungpinang sebagai pintu masuk utama TKI bermasalah, Batam juga sering mendapatkan limpahan TKI bermasalah dari Malayia," kata Sahir.
(ANT-L/B015/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
