Logo Header Antaranews Kepri

Penumpang Feri Batam Padat Sampai Akhir Pekan

Rabu, 7 September 2011 20:42 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Penumpang feri tujuan Kota Batam tetap akan padat hingga akhir pekan, kata Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Erwin Safrizal.

"Anak sekolah baru akan mulai kembali masuk pada pekan depan, jadi hingga akhir pekan ini penumpang feri tetap masih akan padat," kata Erwin di Batam, Rabu.

Berbeda dengan arus balik yang hingga hari ini (Rabu, 7/9) masih didominasi penumpang dari Dumai, Buton, Pekanbaru, Provinsi Riau, beberapa hari ke depan diperkirakan arus balik akan didominasi penumpang kapal dari jarak dekat seperti Tanjung Balai karimun, Tanjung Batu, Moro, serta beberapa pulau kecil di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

"Banyak anak-anak pulau tersebut yang akan kembali ke Batam untuk bersekolah," kata Erwin.

Erwin mengatakan, walaupun jumlah penumpang tujuan Batam dari berbagai daerah diperkirakan masih tinggi, namun hingga Rabu belum mendapatkan konfirmasi dari para operator pelayaran tentang kapal cadangan yang disiapkan hingga akhir pekan nanti.

"Berdasarkan kesepakatan sebelumnya, para operator hanya akan menambah trip dan armada tambahan pada H-7 hingga H+7. Namun saya berharap masih akan ada pelayaran tambahan bila memang diperlukan," kata dia.

Apalagi berdasarkan data, kata dia, jumlah arus balik masih jauh lebih sedikit dibanding arus mudik.

Erwin sebelumnya mengatakan jumlah pemudik menggunakan feri dari Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam selama sepekan mencapai 40.000 orang.

"Pemudik dengan tujuan Sumatra daratan seperti Pekanbaru dan Kuala Tungkal mendominasi jumlah penumpang menggunakan feri dari pelabuhan tersebut," ujarnya.

Ia mengatakan, pada umumnya mereka bukan orang Pekanbaru, Riau atau Kuala Tungkal, Jambi saja, namun yang akan melanjutkan perjalanan darat menuju Sumatra bagian barat dan selatan seperti Padang, Palembang, Bengkulu dan Lampung.

(ANT-L/E005/Btm1)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026