
Kepri Turunkan 297 Atlet dalam Pomnas

Batam (ANTARA News) - Provinsi Kepulauan Riau menurunkan 297 atlet dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional di Batam 18-24 September 2011.
"Kepri menurunkan 297 atlet mahasiswa yang akan berlaga di 10 cabang olahraga yang dipertandingkan," kata Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau, Amri di Batam, Senin.
Sebanyak 297 atlet itu merupakan mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Kepri.
Ia mengatakan KONI tidak memanggil mahasiswa asal Kepri yang belajar di kota lain, melainkan yang menuntut ilmu di provinsi kepulauan itu saja.
Pemprov Kepri, kata dia, menargetkan para mahasiswanya meraih dua emas dari cabang karate dan silat.
"Yang penting meningkat dari pencapaian pada Pomnas sebelumnya," kata Amri.
Pada Pomnas sebelumnya, kata dia, atlet mahasiswa Kepri hanya mampu meraih dua perak dan satu perunggu.
Sekitar 3.500 mahasiswa se-Indonesia dijadwalkan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang diselenggarakan di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 18-24 September 2011.
Amri yang juga Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Pengurus Besar Pomnas mengatakan Pomnas di Batam, kata dia, akan mempertandingkan 10 cabang olahraga, yaitu atletik, bulutangkis, renang, sepak takraw, futsal, basket, voli, karate, silat dan catur.
"Dari 10 cabang itu diperebutkan 116 medali emas dari 116 nomor olahraga," kata Amri.
Ia mengatakan meski Batam tidak memiliki fasilitas pertandingan yang memenuhi ketentuan KONI, namun tidak menjadi masalah bagi Pomnas.
"Batam, tidak memiliki lintasan lari jarak pendek seperti yang disyaratkan, namun masih bisa digunakan," kata Amri.
Menurut dia, Pomnas masih mentolelir keterbatasan lintasan lari yang ada di kota industri tersebut.
"Kali ini, semua cabang dipertandingkan di Batam," kata dia.
Selain fasilitas nomor lari, ia mengatakan Batam juga belum memiliki kolam renang standar olimpiade. Meski begitu, masih dapat digunakan untuk pertandingan Pomnas.
"Kolam renang yang digunakan seadanya, namun maksimal yang dimiliki Batam," kata dia.
Pertandingan renang akan menggunakan kolam yang dimiliki Sekolah Harapan Utama, kata Amri.
PB Pomnas, kata dia, memilih Batam sebagai tuan rumah pertandingan antar mahasiswa itu karena dinilai telah siap, dari segi sumber daya manusia, meskipun dari segi fasilitas memiliki beberapa keterbatasan.
(ANT-YJN/F005/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
