Logo Header Antaranews Kepri

Premium Langka di Batam

Kamis, 24 November 2011 15:49 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Sejumlah stasiun penjual bahan bakar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau kehabisan persediaan premium sejak beberapa hari terakhir.

"Premium langka karena pasokan tersendat," kata petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tiban, Irwanto di Batam, Rabu.

Selain pasokan dari Pertamina tersendat, kelangkaan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dikarenakan peningkatan permintaan yang cukup signifikan.

"Konsumsi premium akhir-akhir ini meningkat tajam, namun tidak ada penambahan pasokan dari Pertamina. Jadi kami sering kehabisan persediaan," kata dia.

Menurut Irwanto, hampir setiap hari SPBU tersebut mendapatkan pasokan premium sebanyak 16.000 kilo liter namun selalu habis hanya dalam hitungan jam.

Hal serupa juga disampaikan petugas SPBU Kapital Raya Batam Centre, Ruslan, yang mengatakan sudah beberapa hari terakhir premium di SPBU tersebut sering habis.

"Biasanya kalau habis sore hari, dan baru pada pagi hari besoknya ada kiriman lagi dari Pertamina," ucap dia.

Ronal, salah seorang pengendara motor mengaku sudah mendatangi tiga SPBU di kawasan Batam Centre, namun semuanya tidak memiliki stok premuim lagi.

"Ini SPBU ketiga yang saya datangi, ternyata juga tidak memiliki premium. Terpaksa saya beli pertamax yang harganya jauh lebih mahal," kata dia saat berada di SPBU Kapital Raya Batam Centre.

Ia mengatakan, sekitar dua minggu terakhir kesulitan mendapatkan premium pada pagi dan sore hari.

"Kalau begini terus bisa mengganggu pekerjaan karena harus 'puter-puter cari' premium. Kalaupun masih ada SPBU yang masih memiliki persediaan biasanya harus antre lama," kata dia.

Sebelumnya, kelangkaan bahan bakar minyak jenis solar di Batam yang kerap kali terjadi sejak akhir 2010 hingga pertengahan Oktober 2011 berhasil diredam pemerintah kota dengan SPBU solar nonsubsidi untuk kendaraan operasional industri.

(pso-292/A013)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026