
DPRD Kepri menyebut stok beras premium di Kota Batam aman

Tanjungpinang (ANTARA) - DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebut, stok beras premium, khususnya di wilayah Kota Batam masih aman menyusul adanya laporan warga terkait kelangkaan beras premium di pasaran belakangan ini.
“Setelah kami cek langsung di gudang Bulog Batam, masih memiliki stok beras premium sekitar 24 ton. Selain itu, tersedia cadangan sekitar 4.000 ton di Sulawesi yang siap dikirim ke Batam,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kepri Wahyu Wahyudin di Tanjungpinang, Senin.
Namun demikian, kata dia, hingga saat ini belum ada distributor yang melakukan pemesanan beras premium Bulog. Menurutnya kondisi tersebut berpotensi menghambat distribusi di pasaran, meskipun waktu pengiriman dari Sulawesi ke Batam hanya memerlukan dua hingga tiga minggu.
Baca juga: Targetkan predikat WBBM 2026, Kanwil Kemenkum Kepri perkuat integritas dan pelayanan humanis
Ia menyebut, ketersediaan beras premium ini sangat penting, apalagi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 agar stabilitas harga tetap terjaga sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Lanjutnya Komisi II DPRD Kepri turut mendorong distributor memanfaatkan pasokan beras premium Bulog, sekaligus membuka peluang penguatan regulasi, termasuk melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Kepri guna memastikan distribusi berjalan optimal.
Senada, Anggota Komisi II DPRD Kepri Zainal Abidin menilai minimnya respons distributor menjadi persoalan serius yang perlu segera dicarikan solusi bersama.
Pihaknya berharap sinergi antara Bulog, distributor, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi menjaga ketahanan pangan serta memastikan masyarakat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau.
Baca juga: Kejari sebut narkotika jadi perkara paling dominan di Batam
“Kami akan mengundang Bulog dan para distributor dalam rapat dengar pendapat untuk membahas kendala yang ada, baik terkait harga, margin, maupun faktor lainnya,” ucap Zainal.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam Guido XL Pereira memastikan stok beras medium di Batam dan Karimun aman untuk empat bulan ke depan, atau hingga Idul Fitri 2026.
Baca juga: Angka prevalensi balita stunting di Batam turun
Bulog pun telah menyiapkan pasokan beras premium dari Makassar sebanyak 1.000 hingga 2.000 ton untuk tahap pengiriman awal ke Batam.
“Harga beras premium dari Bulog ke distributor sekitar Rp14.500 per kilogram, dan dijual ke konsumen sekitar Rp15.400 per kilogram. Kualitasnya terjamin, karena berasal langsung dari petani,” demikian Guido.
Baca juga: RSUD Raja Ahmad Tabib di Kepri berbenah menjadi pusat layanan KJSU
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
