Logo Header Antaranews Kepri

Empat Daerah Kepri Siap Pasok Lele ke Batam

Rabu, 1 Februari 2012 11:14 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Paguyuban budidaya lele Kota Batam menyatakan telah menjalin kerja sama dengan empat daerah di Kepulauan Riau yaitu Lingga, Karimun, Tanjungpinang, dan Bintan untuk memasok kebutuhan lele yang belum mampu dipenuhi pembudidaya setempat.

"Kami telah membentuk kerja sama untuk memenuhi kebutuhan lele di Batam," kata Ketua Asosiasi Perikanan Air Tawar Kota Batam Ray Stevandi di Batam, Rabu.

Ia mengatakan, jika lele untuk Batam diambil dari Lingga, ongkos kirim lebih besar dibanding dari Malaysia, namun setidaknya uang yang dikeluarkan kembali ke masyarakat Indonesia juga.

"Ini lebih baik ketimbang impor dari Malaysia yang keuntungannya dinikmati pembudidaya di sana," kata dia.

Selama ini, kata Ray, pembudidaya tidak mengalami kendala cukup besar dari segi teknis. Untuk pakan, sudah ada perusahaan lokal yang sediakan pakan pelet dengan harga lebih murah dan kandungan nutrisi lebih baik.

Saat ini, asosiasi pembudidaya lele sudah bisa menyediakan 3,5-4 juta ekor setiap bulannya bagi masyarakat Batam yang ingin membuka usaha pembesaran lele.

"Kini kami tinggal berharap jaminan pasar dan dukungan dari pemerintah agar usaha ini berkembang. Bila ada dukungan dalam dua bulan kedepan kami bisa swasembada lele," kata Rey.

Rey menilai keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan menutup keran impor merupakan kebijakan yang mendukung masyarakat kecil. Berbanding terbalik dengan pemerintah daerah yang justru meminta impor tetap dilakukan.

"Larangan impor ini relevan terhadap pemberdayaan masyarakat kecil, yaitu kami para pembudidaya," kata Ray.

Ia menilai sikap Pemkot Batam yang ingin tetap buka izin impor sebagai tindakan yang membina importir dan mematikan pembudidaya kecil.

Ray menyatakan yakin jika impor lele ditutup akan mendongkrak semangat para pembudidaya untuk tingkatkan produksi.

(KR-LNO/B008)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026