Logo Header Antaranews Kepri

"Tugboat" Penarik Tongkang Granit Terbakar

Kamis, 15 Maret 2012 18:05 WIB
Image Print
Api melalap dermaga dan jeti granit milik PT Karimun Granite (KG) di Pasir Panjang, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (15/3) pukul 03.30 WIB. Api yang melalap dermaga dan jeti itu merupakan imbas dari kebakaran pada tugboat Bulan yang terbaka

Karimun (ANTARA Kepri) - "Tugboat" Bulan yang menarik tongkang Alvin, pengangkut batu granit tujuan Tuas, Singapura, terbakar di perairan Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis.

Tugboat Bulan mulai dikobari api sekitar pukul 03.30 WIB saat menggandeng tongkang Alvin usai memuat batu granit dari dermaga perusahaan granit PT Tri Megah Perkasa Utama di Desa Pangke, Meral.

Nakhoda kapal Agung bersama tujuh ABK selamat dalam musibah itu. Namun demikian, salah seorang awak kapal dilaporkan mengalami luka bakar dan menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhakti Timah Kecamatan Tebing.

Nakhoda dan awak kapal berhasil menyelamatkan diri setelah meloncat ke atas tongkang Alvin di bagian belakang tugboat.

Tongkang Alvin selamat dari kobaran api karena rantai penghubung menuju buritan tugboat diputus oleh awak kapal.

Tugboat yang sudah terbakar kemudian hanyut terbawa arus dan berhenti di dermaga milik PT KG. Akibatnya, dermaga dan jeti granit milik PT KG yang berlokasi di Kelurahan Pasir Panjang, Meral itu juga ludes dilalap si jago merah.

Perwira Seksi Operasi (Pasops) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun Kapten Agus Yunianto membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

"Kejadiannya tadi pagi saat tugboat dan tongkang itu berlayar dari dermaga PT TMPU menuju Singapura," katanya.

Agus mengatakan belum mendapat informasi terkait penyebab kebakaran, yang jelas api berkobar dengan cepat ke seluruh bagian kapal.

"Kerugian akibat kebakaran itu belum diketahui secara pasti, yang jelas miliaran rupiah. Untuk dermaga PT KG yang berbahan 'komyor swiss box' (dermaga/jeti besi) saja sudah mencapai Rp1 miliar," kata Agus Yunianto.

(KR-RDT/E001)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026