Logo Header Antaranews Kepri

Buruh Mulai Memasuki Kantor Wali Kota Batam

Rabu, 21 Maret 2012 11:31 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Massa buruh dari Aliansi Serikat Pekerja Seluruh Batam mulai memasuki halaman kantor wali kota setempat untuk berunjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak, Rabu.

Dengan pengawalan ketat ratusan petugas keamanan mereka berorasi di luar pintu gerbang Kantor Wali Kota Batam yang telah dijaga dan dipagari kawat berduri sejak pagi.

Secara bergantian, perwakilan aliansi serikat pekerja berorasi berisikan kecaman dan penolakan buruh terhadap rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) mulai April mendatang.

"Buruh menolak kenaikan BBM yang akan semakin menyengsarakan kami," kata Koordinator Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Suprapto dalam orasinya.

"Kenaikan upah minimum kota (UMK) awal tahun tidak ada artinya kalau BBM naik. Tolak kenaikan BBM!. Pemerintah tidak peka. Masih banyak negara berkembang lain yang harga BBM-nya di bawah Indonesia," ujar dia lantang.

Seorang orator lain menilai, kenaikan BBM akan menjadi ajang korupsi baru oleh pejabat-pejabat negara dan berdampak makin banyak masyarakat miskin di negeri ini.

"Tidak ada upaya nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, walaupun dalam undang-undang diamanatkan pemerintah harus menyejahterakan seluruh rakyatnya," kata dia.

Ia meminta pemerintah membatalkan rencana kenaikan BBM agar kaum buruh dan masyarakat kecil tidak semakin tertindas.

"Batalkan kenaikan BBM, atau kami akan turun dengan massa yang lebih banyak lagi," katanya.

Walaupun pada Rabu pagi, perwakilan serikat mengatakan ada sekitar 3.000-5.000 massa yang akan berunjuk rasa di halaman kantor wali kota, namun dalam kenyataannya hanya sekitar 1.000 orang yang tiba hingga siang ini.

Ratusan petugas keamanan yang terdiri dari Polri, TNI dan Polisi Pamong Praja terus mengawal ketat aksi unjuk rasa tersebut. Mereka tidak ingin kecolongan dengan aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung rusuh pada akhir 2011 lalu.

Kapolresta Batam Rempang Galang, Kombes Karyoto juga nampak turun mengawal aksi tersebut. Ia sempat mengimbau pada massa agar menyalurkan aspirasinya secara tertib.

(KR-LNO/Y008)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026