Logo Header Antaranews Kepri

Pertamax Diupayakan Tersedia di Karimun Medio 2012

Selasa, 8 Mei 2012 21:19 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA Kepri) - Perseroan Terbatas Pertamina Area Kepulauan Riau mengupayakan bahan bakar minyak jenis pertamax tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun pada medio tahun 2012.

"Pengadaan pertamax di SPBU Karimun memang sudah direncanakan. Mudah-mudahan pada medio tahun ini juga sudah ada," kata Sales Area Manager PT Pertamina Kepulauan Riau I Ketut Permadi Aryakumara di Tanjung Balai Karimun, Selasa.

Permadi mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menyiapkan fasilitas dan sarana pengangkut untuk pendistribusian pertamax dari depo Pertamina di Tanjunguban, Bintan.

"Di Karimun kan tidak ada depo. Jadi, sarana pengangkut berupa tongkang harus disiapkan," katanya.

Selain sarana pengangkut, kata dia, pihaknya juga akan menambah tangki penimbunan di SPBU.

"Kami berharap pengadaan pertamax di Karimun dapat mengurangi penggunaan premium yang disubsidi pemerintah. Pertamax adalah bahan bakar alternatif untuk masyarakat ekonomi menengah ke atas," ucapnya.

Menurut dia, upaya pengadaan pertamax itu akan dibicarakan bersama pemerintah daerah dan manajemen SPBU yang dikelola Perusda Karimun melalui anak perusahaan PT Ology Karimun Bumi Sukses (OKBS).

"Kami sudah membicarakan masalah ini dengan pemerintah daerah. Selain itu, kami juga membahas langkah-langkah mencegah agar persediaan BBM tidak sering langka, salah satunya dengan memperbaiki mekanisme pendistribusian dan penjualan," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perusda Karimun Usmantono menyatakan dukungannya untuk pengadaan pertamax di SPBU.

"Kami mendukung pengadaan pertamax sepenuhnya karena sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM bersubsidi," ucapnya.

Menurut Usmantono, lahan SPBU masih mencukupi untuk pembuatan tangki untuk menampung pertamax.

"Kami akan bicarakan dengan manajemen OKBS selaku pengelola SPBU terkait dengan rencana penambahan tangki," katanya.

I Ketut Permadi juga mengatakan pihaknya sedang mengkaji kemungkinan penambahan SPBU di Pulau Kundur untuk mengatasi sering langkanya BBM di pangkalan dan agen penyalur BBM.

"Kalau layak, kami akan realisasikan. Tapi, tentu rencana penambahan SPBU itu dibicarakan terlebih dahulu dengan Perusda," ucapnya.(KR-RDT/D007)


Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026