Logo Header Antaranews Kepri

Pertamina: Terjadi Lonjakan Permintaan BBM di Batam

Senin, 14 Mei 2012 16:04 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pertamina Wilayah Kepulauan Riau menyatakan terjadi lonjakan permintaan bahan bakar minyak di Kota Batam sejak beberapa pekan terakhir.

"Sejak beberapa pekan terakhir terjadi lonjakan permintaan terutama solar dan premium di atas normal," kata Manajer Penjualan PT Pertamina area Kepulauan Riau, I Ketut Permadi di Batam, Senin.

Ketut tidak merinci secara pasti berapa lonjakan yang diminta oleh pengusaha SPBU di Kota Batam beberapa pekan terakhir. "Yang jelas biasanya sekali kirim cukup untuk tiga hari, namun sekarang sehari saja sudah habis dan meminta tambahan pasokan," katanya.

Namun hingga kini Pertamina belum memberikan tambahan pasokan atas permintaan tambahan pasokan tersebut. "Penyaluran tetap sesuai dengan bulan-bulan sebelumnya. Belum ada penambahan pasokan, agar kuota terjaga. Untuk solar masih sekitar 5.400 per bulan," kata Ketut.

Sebelumnya, Pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH-Migas) menetapkan kuota bahan bakar minyak subsidi untuk Kota Batam pada 2012 sebanyak 210.195 kiloliter.

Menurut Ketut, kuota tersebut berkurang sekitar 30 persen dibanding pada 2011 yang premiumnya mencapai 186.571 kiloliter dan solar 70.914 kiloliter.

"Kami akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Batam untuk menyiasati agar kuota tersebut tepat sasaran dan mencukupi hingga akhir 2012," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BPH-Migas selaku regulator dan pengawas penyaluran BBM bersubsidi.

"Apa pun keadaannya kami akan berupaya agar kuota BBM bersubsidi tersebut tepat sasaran. Kami juga telah mendirikan stasiun pengisian bahan bakar nonsubsidi bagi kendaraan yang dilarang menggunakan BBM bersubsidi," katanya. (KR-LNO/S004)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026