Logo Header Antaranews Kepri

Wartawan Batam Protes Kekerasan Terhadap Jurnalis

Kamis, 31 Mei 2012 18:24 WIB
Image Print
AJAK Protes Kekerasan Terhadap Wartawan. (kepri.antaranews.com/Larno)

Batam (ANTARA Kepri) - Aliansi Jurnalis Anti-Kekerasan (AJAK) di Batam, Kepulauan Riau, memprotes ulah 11 oknum anggota Marinir TNI-AL yang memukul beberapa wartawan di Padang, Sumatera Barat dan berbagai kekerasan lain yang dialami jurnalis di negeri ini.

Aksi protes dan solidaritas untuk para korban dilakukan puluhan wartawan cetak dan elektronik di Kantor Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guskamla Armabar) dan Kantor DPRD Kota Batam, Kamis siang.

Di Kantor Guskamla Armabar kawasan Batam Kota, puluhan orang jurnalis mendesak jaminan keamananan saat melakukan peliputan, serta jaminan tidak akan ada lagi kekerasan dan intimidasi oleh oknum anggota TNI terhadap wartawan.

"Profesi jurnalis dilindungi Undang-Undang 40/1999. Maka, tidak ada pihak-pihak yang boleh mengganggu dan menghalang-halangi kegiatan jurnalistik yang sesuai dengan peraturan," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Muhammad Nur saat menyampaikan surat pernyataan sikap pada Komandan Guskamla Armabar Laksamana Pertama TNI Pranyoto.

Selain itu, AJAK juga meminta pelaku kekerasan pada jurnalis diadili dengan mengutamakan penerapan Undang-Undang 40/1999 tentang Pers.

Jurnalis juga meminta penghentian impunitas bagi pelaku kekerasan terhadap jurnalis

Komandan Guskamla Armabar Laksamana Pratama TNI Pranyoto menyatakan oknum pelaku kekerasan terhadap jurnalis akan diproses sesuai hukum.

Setelah menyampaikan empat poin tuntutan yang ditandatangani sekitar 30 jurnalis Batam, aksi dilanjutkan ke Kantor DPRD Kota Batam.

Di halaman DPRD Kota Batam, jurnalis juga menyampaikan tuntutan serupa karena kekerasan terhadap wartawan juga dilakukan oleh oknum PNS termasuk anggota dewan.

Para jurnalis sempat meletakkan atribut dan peralatan peliputan mereka berupa kartu pengenal dan kamera di depan Gedung DPRD Batam sebagai bentuk protes.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Ruslan yang menemui jurnalis menyatakan dukungan terhadap aksi menentang kekerasan terhadap wartawan.

Jika ada jurnalis di Batam yang mendapatkan intimidasi atau kekerasan dari aparat keamanan ia berjanji akan melapor ke Mabes Polri.(KR-LNO/A013)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026