
Caterpillar Kembangkan Investasi 26,5 Juta Dolar AS

Batam (ANTARA Kepri) - Perusahaan alat berat asal Amerika Serikat Caterpillar mengembangkan investasi senilai 26,5 juta dolar AS di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Kepulauan Riau.
"Nilai investasi Caterpillar di Batam, 26,5 juta dolar AS," kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Atap dan Humas Badan Pengusahaan Batam, Dwi Djoko Wiwoho, kepada ANTARA, Jumat.
Nilai itu, kata dia, berdasarkan aplikasi awal yang dimohonkan ke BP KPBPB Batam.
"Nilainya bisa saja bertambah," kata dia.
Sampai saat ini, perusahaan itu masih mengurus beberapa perizinan perluasan usaha di Badan Pengusahaan KPBPB Batam.
Investasi itu, kata dia, merupakan pengembangan usaha dari Pulau Jawa.
Di Batam, perusahaan internasional itu akan membuat pabrik perakitan alat berat.
"Mereka juga meminta kami mencarikan 'supporting' industri, tapi apanya kami belum jelas," kata dia.
Ditanya mengenai lokasi penanaman modal, ia mengatakan untuk sementara masih di Kawasan Kabil dan Tanjunguncang.
Selain Caterpillar, ia mengatakan perusahaan perlengkapan kebutuhan rumah tangga P&G juga berkomitmen mengambangkan usaha di Kota Batam. Namun, nilainya belum diketahui.
Menurut Joko, pengembangan usaha dan penanaman modal baru di Batam merupakan hasil dari kunjungan Duta Besar AS untuk Indonesia ke kota itu beberapa waktu lalu.
"Dubes juga yang mendukung dan memberikan informasi ke penanam modal," kata dia.
Sementara itu, dalam keterangan pers di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (7/6) Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan Komite Perdagangan AS-ASEAN beranggotakan 14 perusahaan besar AS dan menyampaikan komitmen mereka untuk berivestasi di Indonesia.
Ia mencontohkan perusahaan alat berat asal AS Caterpillar yang akan berinvestasi. Sementara P&G perusahaan yang bergerak di bidang produk anak-anak mengembangkan investasi mereka di Batam.
Hatta mengatakan dengan komitmen ini diharapkan benefit dari kerja sama ekonomi ini dapat dirasakan secara seimbang oleh kedua belah pihak. (Y011/H009)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
